HTC Rela Jual Pabrik Demi Kembangan Virtual Reality (VR) Dibandingkan Smartphone, Kenapa???

0
1629
HTC Rela Jual Pabrik Demi Kembangan Virtual Reality (VR) Dibandingkan Smartphone, Kenapa
Copyright ©HTC

HTC Rela Jual Pabrik Demi Kembangan Virtual Reality (VR) Dibandingkan Smartphone

Oketekno.com – HTC perusahaan taiwan yang berusaha bersaing dengan vendor lain. Namun, akhir-akhir ini smartphone yang di produksi HTC sangat lesu untuk penjualannya. Tak cukup itu saja, ternyata HTC kini melihat peluang yang cukup menjanjikan untuk bisnisnya yaitu Headset Virtual Reality (VR).

Perlu diketahui juga bahwa untuk penjualan HTC Vive VR ini merupakan awal yang sangat bagus untuk perusahaan pada saat sekitar 140.000 unit sudah terjual habis di tujuh bulan pertama. Pada setiap unit memiliki harga kisaran USD800 dan ini merupakan harga yang tak murah.

Selama 2016 lalu sudah diperkirakan terjual habis untuk HTC Vive VR sekitar 450.000 unit dan mampu membawa pulang pendapatan sekitar 360 juta dolar Amerika Serikat. Hal ini pihak HTC memandangan peluang emas untuk HTC inilah yang ditangkap oleh CEO HTC bernama Cher Wang.

Dirinya mengatakan kalau Virtual Reality (VR) ini merupakan peran penting untuk HTC dari pada binsis smartphone. Luar biasa bukan?

HTC Vive VR
Copyright ©HTC

Padahal smartphoen HTC 10 juga diterima di pasar dengan respon baik, tetapi ternyata angka penjualan smartphne lebih rendah dan sedikit mengecewakan perusahaan. Sedangkan untuk smartphone HTC yang sudah diluncurkan pada tahun ini yaitu HTC U Ultra dengan desain unik dan spesifikasi premium tetapi tetap memiliki prediksi sulit untuk bersaing dengan smartphone dari vendor lain.

Dari sinilkah pihak HTC telah menilai membutuhkan pelebaran sayap untuk binsisnya yang tak hanya smartphone saja. Oleh karena itu HTC sangat cekatan untuk melihat strategi untuk produk terbaru yaitu VR. Namun, HTC juga membutuhkan dana untuk selalu perluas divisi baru yang sangat menjanjikan itu.

Dikabarkan bahwa HTC telah menjual lebih banyak saham di Bursa Efek Taiwan, tetapi untuk saham tersebut dekat dengan posisi terendah sejarah diperdagangankan kurang lebih dengan 2.47 dolas AS per saham.

Jika hanya menjual sama HTC saja belum menguntungkan bila hanya pada bursa. Pihak perusahaan juga menjual oblighasi dengan situasi perusahaan cukup genting, dan hal ini memiliki arti bahwa akan membayar suku bunga yang cukup tinggi dan ini yang sangat perlu dihindari untuk perusahaan HTC.

HTC telah memberikan keputusan untuk menjual pabrik milikinya yang berada di Shanghai yang memiliki luar 114.000 meter persegi dengan harga USD$91 juta. Dan hasil penjualan tersebut digunakan untuk garap binsis Virtual Reality tersebut, seperti dilansir oleh Phonearena.

Akhirnya pabrik dan juga tanah milik HTC itu kini sudah menjadi milik perusahaan lokal yaitu Xingbao. sedangkan untuk uang hasil penjualan tersebut akan sangat membantu pihak HTC dan juga perlu di ingat untuk binsis smartphone yang sedang  genting. Pihak HTC telah melaporkan kerugian operasional perusahaan kurang lebih USD$ 117 juta di akhir tahun 2016 lalu. Semoga dengan bisnis VR ini maka HTC berjaya kembali.

Baca Juga Daftar Harga Smartphone HTC Terbaru

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY