Instagram Picu Krisis Kejiwaan Bagi Remaja, kok bisa?

0
629
copyright ©kompas

Instagram Picu Krisis Kejiwaan Bagi  Remaja, kok bisa?

Oketekno.comInstagram adalah salah satu media sosial yang telah menarik berjuta-juta pengguna mulai dari usia muda(remaja) sampai pada usia dewasa. Media sosial ini sering digunakan untuk mengeksplorasikan diri penggunanya yang mempunyai tujuan dan maksud tertentu.

Dengan adanya postingan dari seluruh akun yang telah berhasil diikutinya ini, mereka para viewers bisa memberikan like maupun komentar, nah hal inilah yang akan menjadi bukti bahwa banyak yang suka dengan postingan anda atau justru malah akan membuat para viewers berkomentar yang buruk.

copyright ©kompas

The Royal Society for Public Health melakukan survei yang berjudul Status of Mind dan menyimpulkan bahwa media sosial Instagram ini bisa berdampak buruk untuk kesehatan jiwa penggunanya, hal ini dikarenakan bahwa Instagram ini bisa berpengaruh besar pada citra remaja mengenai bentuk tubuhnya, waktu tidur, hingga memicu kecemasan sosial atau bisa disebut dengan fear of missing out (FOMO).

Namun selain dampak buruk yang telah diakibatkan diatas, bisa disebutkan juga bahwa Instagram juga membawa pengaruh baik juga, karena media sosial ini telah membantu para remaja untuk menemukan identitas dirinya dan tidak lain yang paling sering dilakukan adalah mengekspresikan dirinya.

Survei Status of Mind ini melibatkan sekitar 1.479 orang remaja yang telah berusia 14 hingga 24 tahun, orang tersebut dimintai pendapat tentang efeknya terhadap beberapa isu yang meliputi kecemasan, kesepian, dan pembentukan komunitas dari media sosial yang telah mereka gunakan. Dengan begitu orang tersebut menyebutkan bahwa Youtube, Twitter, Facebook, dan Snapchat mendapatkan respon jauh lebih baik ketimbang Instagram, hal ini dikarenakan oleh beberapa kontroversi yang muncul pada komentar-komentar akun instagram pribadi selebrity dari para netizen.

“Platform media sosial itu mestinya membantu remaja saling terhubung satu sama lain, tapi juga berpotensi memicu terjadi gangguan atau krisis kejiwaan,” beginilah laporan yang telah ditulis oleh The Royal Society for Public Health mengenai survei tentang Instagram.

Masing-masing dari media sosial direkomendasikan untuk membuat pop-up peringatan yang berisi tentang dampak buruk yang akan ditimbulkan ketika digunakan secara berlebihan, hal ini diutarakan oleh perwakilan dari organisasi kesehatan kepada para pengolah media sosial khususnya Instagram.

Baca juga :Tips dan Trik Mudah Menggaet Jutaan Folower di Instagram

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here