Apple Ikuti Peraturan di Cina Siap Bangun Pusat Data

0
1354
Apple Ikuti Peraturan di Cina Siap Bangun Pusat Data
Copyright ©PhoneArena

Apple Ikuti Peraturan di Cina Siap Bangun Pusat Data

Oketekno.com – Negeri Tirai Bambu ini terkenal cukup tertutup dan memiliki aturan yang sangat ketat dalam birokrasi dan juga untuk perizinan. Hal tersebut merupakan salah satu untuk melindungi produk lokal mereka sendiri. Cukup tragis kalau Cina juga merupakan negara yang paling strategis untuk membentuk segala macam bisnis, dimana penduduk mereka yang massive sampai miliaran jiwa.

Dengan banyaknya penduduk maka cukup mendorong beberapa produsen atau pelaku bisnis tentang berjuangnya melakukan sebuah investasi dan juga usaha dinegara tersebut, salah satunya diketahui bahwa perusahaan yang melakukan hal tersebut yaitu Apple.

Baca Juga Pihak Apple Akan Hadirkan 4 Varian Warna untuk iPhone 8?

Kenapa? Untuk memperkuat eksistensinya di Cina, maka Apple tengah melakukan pembangunan pusat data untuk penuhi peraturan terbaru dari pemerintah negeri Tirai bambu tersebut.

Diketahui juga bahwa bulan lalu pihak Cina telah mengeluarkan undang-undang terbaru yang mencantumkan peraturan untuk mengharuskan perusahaan asing bangun pusat data sebagai aktivitas penyimpanan datanya, adapun keterkaitan dengan operasi yang akan dijalankan pada negera tersebut.

Apple Ikuti Peraturan di Cina Siap Bangun Pusat Data
Copyright ©PhoneArena

Dahulu juga banyak perusahaan yang cukup nekat untuk membangun usaha di Cina dan juga sudah menentang hukum, tetapi kelihatannya pihak Apple tidak mau mengambil resiko, oleh karena itu mereka telah mematuhi tata tertib negara yang menjadi pusat pemasarannya.

Apple pada hari ini (13/7) telah memberikan pengumuman kalau mereka akan bangun pusat data di provinsi selatan Guizhou, Cina. Adapun sebuah fasilitas terbaru yang menjadi bagian dari investasi besar yang akan di telah ditanamkan oleh Apple sebesar US$ 1 miliar.

Baca Juga Lupa Password? Begini Cara Membuka Akun iCloud Apple

Adapun ungkapan dari Apple,”Penambahan data center ini sangat dimungkinkan kami perbaiki kecepatan dan keandalan produk dan layanan kami. Sekaligus Apple tentunya mematuhi peraturan yang baru dikeluarkan oleh pemerintah Cina. Peraturan ini mengharuskan layanan penyimpanan data berbasis cloud di operasikan oleh perusahaan Cina jadi kami kerjasama dengan GCBD untuk menawarkan iCloud.”

Pihak Apple merupakan perusahaan yang bermarkas di Cupertino di luar Cina pertama yang sudah memberikan keputusan untuk mempersiapkan pendekatan secara dalam dengan pihak pemerintah Cina. Sedangkan untuk perusahaan lain telah terbebani dengan peraturan terbaru Cina, dimana menempatkan data kepemilikan akan memiliki resiko yang cukup besar.

Sedangkan Apple sudah memiliki sebuah kekuatan dengan ukuran keamanan yang cukup ia jamin tak ada backdoor yang akan bisa diterapkan dalam sistem mereka. Tak lain bahwa pemerintah Cina sendiri telah memberikan pengumuman untuk pencegahan serangan cyber dan terorisme sebagai alasan utama hukum yang berlaku. Tetapi, ada pendapat untuk data yang sudah tersimpan di Cina merupakan peraturan yang sangat adil dalam membentuk pengawasan pemerintahan Cina pada negara tersebut.

Baca Juga Daftar Harga iPad & iPhone Terbaru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here