Wah Facebook Bakal Terapkan Layanan Berita Berbayar?

0
1309
Copyright ©Mirror

Facebook Bakal Terapkan Layanan Berita Berbayar?

oketekno.comFacebook, salah satu perusahaan sosial media terbesar di dunia ini beberapa waktu lalu telah mengaku jika mereka mendengar banyak sekali curhatan dari para pengelola media online. Dimana mereka ingin Facebook membuat sebuah platform berlangganan berita didalam aplikasinya tersebut.

Hal ini diungkapkan oleh Campbell Brown selaku pejabat dari Facebook yang berkaitan dengan Partnership. Untuk uji coba layanan berita berbayar didalam Facebook ini nantinya akan mulai dilakukan pada bulan Oktober mendatang, hal ini nantinya akan disematkan diatas Facebook Instant Article, apakah ini juga ada hubungannya dengan kabar yang sempat beredar sebelumnya yakni tentang facebook messenger yang akan di ganggu iklan?.

Lanjut Baca: Simak Bagaimana Fitur Pembuat GIF Facebook yang Sudah di Uji Coba

Untuk memberikan kesadaran bagi pengguna Facebook tentang layanan berita berbayar ini, maka langkah awal Campbell nantinya akan menerapkan pola free accesss. Pola ini dimaksudkan agar pengguna Facebook nantinya bisa membaca sekitar 10 berita secara gratis, setelah itu mereka akan ditawarakan program berlangganan tersebut.

Copyright ©Mirror

Program yang dilakukan oleh Facebook ini merupakan sebuah cara untuk menjalin kerjasama antara pihak Facebook sendiri dengan publisher di layanan mereka, sehingga nantinya akan terjalin sebuah bisnis yang sama-sama menguntungkan.

Simak Juga: Cara Membuat Status Facebook yang Berlatar Belakang Foto Kamu

Selama ini, banyak sekali publisher yang mengeluh dimana tidak adanya sebuah benefit yang diberikan oleh Facebook kepada mereka atas konten yang telah mereka unggah didalamnya. Dan bahkan untuk hal ini ada sebuah Aliansi Media Berita dari beberapa negara mengirimkan sebuah petisi.

Didalam petisi tersebut, Facebook bersama dengan Google dianggap telah mengambil keuntungan dari banyak karya para penulis ini, dan hal itu sama sekali tak ada kompensasi setimpal bagi para penerbit.

Tak hanya Facebook, bahkan raksasa Google pun juga tak luput dari sangkaan para publisher berita ini. Ada lebih dari 2000 media harian dan juga publisher digital di Amerika dan juga Kanada mendukung pernyataan tersebut.

Meskipun pihak Facebook sudah menerima permintaan dari para publisher ini, namun Campbell tidak memberikan pernyataan terkait berapa besarnya kompensasi yang akan diberikan oleh Facebook kepada para publisher di halaman platform mereka ini.

Baca juga: upaya facebok mencegah penyebara rasisme pada iklan di situsnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here