Berikut Upaya Facebook Meminimalisir Berita Hoax yang Tersebar

0
931
Copyright ©hoaxalert

Berikut Upaya Facebook Meminimalisir Berita Hoax yang Tersebar

Oketekno.comFacebook yang merupakan situs media sosial terbesar di Dunia memang tidak ada habisnya melakukan inovasi-inovasi terbaru yang membuat penggunanya nyaman dan tetap percaya untuk menggunakan layanannya.

Untuk menambah rasa kepercayaan pengguna facebook, perusahaan sosial media terbesar ini telah mengambil langkah konkret untuk menangani tentang masalah penyebaran berita palsu atau biasa dikenal dengan hoax di platform miliknya.

Simak Nih: Facebook Hadirkan Fitur Watch, Seperti Apa?

Kemarin, pihak Facebook telah resmi untuk mengumumkan bahwa mereka tidak akan memberikan izin kembali untuk membeli iklan bagi halaman yang menyebarkan Hoax. Peraturan ini akan langsung aktif untuk memblokir iklan yang berada di  laman penyebaran berita palsu.

Copyright ©Mirror

Bagi para pengiklan yang ingin menjalankan iklan yang berisi sebuah cerita di situs tertentu mulai saat ini harus melalui organisasi pihak ketiga terlebih dahulu guna melakukan kebenaran kejadian secara fakta, hal ini dilakukan oleh facebook karena ia ingin turut mengurangi berita kebohongan untuk tersebar lebih luas lagi.

Raksasa sosial media itu juga memberikan pernyataan bahwa jika laman tersebut berulang kali berisi cerita kebohongan, maka pelanggar tidak akan diizinkan lagi untuk beriklan di Facebook. Memang Mark Zuckerberg juga ingin turu berpartisipasi untuk meminimalisir penyebaran berita palsu dan menghindari penyebaran berita palsu yang telah dikomersilkan.

Ketahui Yuk: Alasan Aplikasi Facebook Satu Ini Dihapus

Memang untuk sekarang ini sebuah berita sudah sangat sulit untuk dipercayai karena adanya oknum-oknum yang telah memberikan bumbu kebohongan pada suatu cerita yang terjadi supaya khalayak luas percaya dan menimbulkan perselisihan nantinya.

Mengingat di negara kita sendiri saja sudah berapa banyak berita hoax yang tersebar, namun upaya masyarakat Indonesia untuk meminimalisirkan kebohongan tersebut dengan adanya situs hoaxanalyzer yang bisa diakses untuk memeriksa apakah berita tersebut benar adanya atau tidak.

Facebook juga memberikan suatu contoh laman yang menggunakan iklannya untuk menarik pemirsa guna menyebarkan berita palsu tersebut lebih luas, ia mengatakan bahwa “Berita palsu itu berbahaya bagi komunitas kita. Ini (akan) membuat dunia kurang mendapat informasi dan mengikis kepercayaan.”

Pemblokiran tersebut tidak bersifat permanen, jadi ketika laman tersebut sudah tidak menampilkan cerita yang berisi tentang berita palsu maka iklan akan diberikan untuk laman yang dimaksud kembali seperti semula.

baca juga: cara mengetahui dan mengatasi akun facebook yang di hack

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here