Akankah Fingerprint Sensor di Android Jadi Teknologi Jadul Lantaran FaceID?

0
967
Fingerprint Sensor Android Jadi Teknologi Jadul Lantaran FaceID
Copyright ©redmondpie

Pakai FaceID, Sensor Sidik Jari di Android Akan Jadi Fitur Usang!

OKETEKNO.COM – Para pecinta gadget terbaru tentunya tidak asing lagi dengan fitur canggih yakni sensor sidik jari atau sensor fingerprint yang terpasang di sejumlah smartphone premium hingga smartphone kelas menengah bawah. Perkembangan teknologi sidik jari memang sanggup diterima oleh pengguna maupun industri ponsel yang dapat digunakan sebagai fitur keamana hingga otentikasi pembayaran elektronik. Namun seiring dengan perkembangan teknologi serta arus digital yang semakin maju nan canggih tentunya Fingerprint Sensor di Android dapat menjadi teknologi jadul, kenapa ?

Banyaknya produsen smartphone yang telah menyematkan fitur pemindai sidik jari di ponsel premium, mid-range hingga kelas entry level seperti Evercoss Genpro X menjadikan fitur ini menjadi fitur standart smartphone masa kini. Bahkan inovasi tersebut tentunya akan bergeser karena perkembangan teknologi menjadikan sensor sidik jari android menjadi teknologi usang dan jadul untuk perangkat premium kelas atas.

Baca Juga Akhirnya Microsoft Edge Kini Juga Bisa Dinikmati Para Pengguna Android dan iOS

Bukan tanpa alasan, sebuah analisa terbaru sukses dikemukakan oleh seorang analis senior dari KGI Securities yang bernama Ming-Chi Kuo. Analis tersebut mengungkapkan bahwa produsen smartphone berbasis OS Android seharusnya lebih memberikan perhatian besar dan lebih serius untuk solusi pengnderaan 3D yakni pengenalan wajah atau FaceID. Seperti yang telah sukses dikembangkan Apple dalam produk besutannya dimana telah membenamkan fitur FadeID.

Semenjak perilisan flagship premium iPhone X pada 12 September 2017 lalu, banyak pertanyaan bermunculan dalam benak para pecinta gadget mengenai penginderaan 3D yang bukan hanya dapat digunakan untuk fitur keamanan namun juga memberikan pengalaman baru bagi penggunanya dalam hal otentikasi perangkat. Bahkan hal itu termasuk dalam pemanfaatan teknologi Augmented Reality yang semakin banyak dikembangkan di perangkat ponsel pintar.

Fingerprint Sensor Android Jadi Teknologi Jadul Lantaran FaceID
Copyright ©redmondpie

Analis senior dari KGI Securities tersebut juga mengungkapkan bahwa penginderaan 3D bukan hanya memungkinkan untuk fitur pengenalan wajah atau FaceID pada aplikasi keamanan saja namun juga memungkinkan pengguna membuat ekspresi menyenangkan. Ekspresi tersebut seperti animoji hasil garapan Apple.

Bukan hanya itu saja, penginderaan 3D dalam tingkat yang lebih penting menjadi faktor kunci dalam mengembangkan teknologi Augmented Reailty (AR). Oleh sebab itu pihak KGI Securities percaya bahwa vendor smartphone android akan bersedia ddalam membelanjakan lebih banyak sumber daya demi untuk komponen penginderaan 3D.

Baca Juga Benarkah Huawei Senggol iPhone X dengan Menghadirkan “Mate X”?

Seperti diketahui vendor papan atas Apple telah sukses meluncurkan fitur FaceID. Sementara saingan berat vendor dari Amerika tersebut yakni Samsung kemungkinan besar masih akan bertahan dengan fitur sidik jari optik lantaran disesuaikan dengan display layar bertipe OLED hasil garapan vendor Korea Selatan tersebut.

Mengantisipasi untuk menghindari kekurangan komponen menjadi hal yang memang harus diperhatikan oleh produsen smartphone yang ingin berpindah pada sistem penginderaan 3D. Lantas bagaimana dengan smartphone kelas atas Samsung Galaxy Note 9? Apakah dalam perangkat tersebut akan dibenamkan penginderaan 3D atau teknologi yang lebih canggih ?

Yang pasti sensor fingerprint dibawah layar kaca Galaxy Note 9 terbilang canggih menggunakan compact image sensor yang memang dirancang sedemikian rupa supaya pas dan cocok dengan panel layar OLED hasil produksi Samsung sendiri.

Baca Juga Samsung Hadirkan ‘Galaxy Note 9’ Bekali Fingerprint Sensor di Layar, Benarkah?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here