Microsoft dan iOS Dijamin Aman dari Serangan KRACK, Bagaimana dengan Android?

0
632
KRACK
Copyright ©CNBC

Microsoft dan iOS Dijamin Aman dari Serangan KRACK, Bagaimana dengan Android?

Oketekno.com – Baru-baru ini ada sebuah kabar mengenai Serangan pembobolan Wi-Fi dengan keamanan WPA2 yang mana cukup terkenal dan dapat diandalkan keamanan sistemnya, akan tetapi ada hacker yang berhasil menemukan celah keamanan tersebut dan berusaha untuk memasuki perangkat target melalui jaringan public tersebut.

Nah, untuk menanggapi permasalahan tersebut raksasa Software bernama Microsoft berupaya untuk menenangkan sang pengguna layanannya, pihaknya memberitaukan jika seluruh pengguna perangkat yang menggunakan sistem operasi Windows tak perlu khawatir.

Ketahui Juga: Cara Membaca Pikiran Seseorang Hanya Gunakan Aplikasi Smartphone

Microsoft merasa tenang dan nyaman karena beberapa waktu yang lalu pihaknya sudah memberikan tambahan keamanan atau biasa dikenal dengan patch yang mana diklaim cukup ampuh dari eksploitasi protokol WPA 2 seperti ini. Untuk patch ini sendiri sudah diriliskan mulai tanggal 10 Oktober 2017 lalu di beberapa sistem operasi Windows.

hacker
Copyright ©tampang

“Pengguna yang telah memperbarui Windows dan mengaktifkan update keamanan secara otomatis terlindungi” seperti itulah ungkapan resmi dari Microsoft.

Disisi lain, pengguna perangkat dengan sistem operasi iOS 11 dan juga MacOS High Sierra pun diklaim cukup aman oleh Apple. Beberapa peneliti menyatakan jika sistem keamanan yang dimiliki oleh kedua sistem operasi terbaru besutan Apple ini cukup menyulitkan bagi para hacker untuk melakukan pembobolan melalui celah yang terdapat pada protokol WPA2.

Simak Nih: Cara Mempercepat Download Video Youtube di Smartphone

Celah keamanan yang terdapat pada protokol keamanan Wi-Fi WPA2 ini dapat diretas dengan cara yang sederhana atau biasa disebut dengan metode key reinstallation attacks alias KRACK, untuk metode ini sendiri memungkinkan hacker untuk masuk ke jaringan Wi-Fi public tersebut tanpa mengetahui Password.

Para peretas hanya mencegat lalu-lintas data pada jaringan tersebut dan menghimpun semua informasi yang diperlukan untuk membobol jaringan. Jika sang peretas berhasil untuk mendapatkan celah tersebut maka seluruh data penting yang masuk ke perangkat lain di jaringan yang sama seperti password, kartu kredit, isi pesan, e-mail, foto, dan beberapa lagi yang lainnya bisa diketahui oleh peretas alias hacker.

Lalu bagaimana dengan nasib sistem operasi Android, apakah sudah aman juga? Setelah mendengar permasalahan ini pihak Google ternyata baru akan meriliskan Patch pada tanggal 6 November 2017 mendatang, untuk patch ini sudah jelas akan dihadirkan pertama kali pada perangkat Smartphone miliknya terlebih dahulu, kemudian baru beberapa Smartphone Android lainnya.

baca juga: Apple Luncurkan iOS 11.0.3 Untuk iPhone dan iPad, Inilah Perbaikan yang Dibawa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here