Tak Perlu Khawatir, Data Kependudukan Registrasi SIM Pra-bayar Tetap Aman

0
310
Data Registrasi SIM Prabayar
Copyright©tribunnews

Data Kependudukan Registrasi SIM Pra-bayar Tetap Aman

Oketekno.com – Beragam Informasi mengenai Registrasi SIM Prabayar menghiasi dunia maya dan juga sosial media, memang untuk aturan ini secara resmi telah ditetapkan oleh pihak pemerintahan di dalam Undang-Undang negara Indoensia. Akan tetapi ada beberapa pihak yang menyebutkan jika data untuk Registrasi SIM justru malah bisa disalah gunakan oleh beberapa pihak.

Untuk itulah banyak masyarakat Indonesia yang bimbang antara turuti pemerintahan untuk Registrasi SIM atau tidak. Namun, baru-baru ini Direktur Jendral Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementrian Dalam Negeri bernama Zudan Arif Fakrulloh memberikan pernyataan lagi bahwa data yang digunakan untuk Registrasi SIM ini tetap aman.

Simak Juga: Berikut 6 Situs GIF WhatsApp yang Diblokir

Pernyataan tersebut mengisyaratkan kepada seluruh penduduk Indonesia jika operator Seluler tidak dapat mengakses dan menyalahgunakan data tersebut untuk tindak kejahatan.

Data Registrasi SIM Prabayar
Copyright©tribunnews

“Kemendagri tidak memberikan akses buka data NIK dan KK kepada operator seluler. Operator hanya diperbolehkan melakukan validasi apakah data NIK dan KK sama” seperti itulah yang dikatakan oleh Zudan pada saat ditemui di kantor Kemkominfo kemarin pada tanggal 7 November 2017.

Untuk menerapkan rencana Registrasi SIM Prabayar ini, pihak kemendagri telah menjalin kerjasama dengan 121 Instansi pemerintahan terkait dengan data kependudukan tersebut. Terlebih lagi, selama proses kelangsungan persiapan ini data penduduk juga sangat dijaga oleh Ditjen Dukcapil sehingga masih tetap aman kerahasiannya.

“Kalau terkait dengan keamanan, kerja sama Dukcapil dengan instansi lain menggunakan landasan etis dan yuridis. Landasan etis, yakni setiap kerja sama dilandasi iktikad baik” kata Zudan Arif.

Ketahui Nih: WhatsApp Terancam Diblokir Karena Ada GIF Mesum

Di sisi lain, landasan Yuridis yang dimaksudkan oleh Zudan yakni bertujuan untuk menganalisa supaya pihak ketiga yang terlibat dalam Registrasi SIM prabayar ini tetap berada di jalurnya, dengan begini pihak tersebut dilarang keras untuk menyalahgunakan data kependudukan milik Dukcapil.

“Ada sanksi kurungan maksimal 10 tahun dan denda Rp 1 miliar bagi yang menyahgunakan data kependudukan. Kalau itu belum cukup, kami juga menerapkan sanksi administratif, yakni perjanjian kerja sama diputus jika pihak ketiga (dalam hal ini operator seluler) menyalahgunakan data kependudukan milik Dukcapil” begitulah yang diungkapkan oleh Zudan ketika ada yang tetap melanggar aturan tersebut.

Oleh karena itu bagi kalian yang ingin melakukan Registrasi SIM Prabayar ini tidak perlu khawatir untuk disalahgunakan karena ada sanksi yang sangat berat ketika ada oknum yeng melanggar aturan tersebut.

baca juga: penyebab dan solusi ketika gagal registrasi sim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here