Bersih-Bersih, YouTube Hapus Puluhan Ribu Video Ekstremisme!

0
194
YouTube
Copyright©Youtube

Bersih-Bersih, YouTube Hapus Puluhan Video Ekstremisme Milik Ulama!

Oketekno.com – Demi menangkal tindak kejahatan terorisme, aplikasi berbagi video terbesar sejadagad maya, YouTube melakukan pembersihan pada konten yang menjurus kepada aksi terorisme. Aplikasi besutan Google tersebut diketahui telah melarang konten video dari ulama ekstremis asal negeri Paman Sam, Amerika Serikat, yakni Anwar Al-Awlaki.

Belakangan sosok nama Al-Awlaki memang tengah menjadi sorotan tersendiri bagi pemerintah Amerika Serikat. Anwar Al-Awlaki diklaim sebagai penanggung jawab atas penyebaran paham ekstrem di Amerika serta melakukan kontribusi dalam hal menumbuhkan bibit bibit baru terorisme di Negara Adidaya itu.

Simak Juga : Cara Gunakan Fitur Youtube Tersembunyi yang Jarang Diketahui

Walaupun ulama Al-Awlaki diketahui telah tewas akibat serangan drone tentara Amerika Serikat pada tahun 2011 silam, akan tetapi para pendukung ulama ekstrem tersebut hingga kini masih sering menyebarkan dan mengunggah ceramah yang menjurus ke aksi terorisme lewat aplikasi berbagi video YouTube.

Youtube
Copyright ©sukadiri

Dikutip dari The New York Times, Senin (13/11/2017), YouTube telah melakukan penghapusan pada arsip video dari para pengikut ulama Al-Awlaki. Sebelum dilakukan pembersihan, ada sekitar ratusan jam video ceramah Al-Awlaki yang beredar di situs YouTube.

Lewat teknologi video fingerprinting, YouTube akan menandai setiap video dari Al-Awlaki secara otomatis. Setelah itu akan dilakukan pemblokiran video ulama ekstrem tersebut sebelum dapat diakses oleh para pengguna YouTube yang berjumlah miliaran.

Baca Juga : Pembaruan Youtube Untuk iOS, Bawa Fitur Khusus Untuk iPhone X

Terbukti, penggunaan teknologi video fingerprinting berhasil mengurangi akses pengguna terhadap video Al-Awlaki yang dapat mempengaruhi untuk melakukan tindakan terorisme. Tercatat sebelumnya sudah ada sekitar 70 ribu video yang tersebar, namun kini video ulama Al-Awlaki hanya tinggal 18.600 video. Video tersebut kebanyakan berisi tentang cerita kehidupan dan kematiannya, perdebatan atas meninggalnya, hingga dibahas soal karya peninggalannya.

Langkah pembersihan yang dilakukan oleh YouTube atas konten negative yang menjurus pada aksi ekstremisme tersebut disokong oleh banyaknya kritikan pedas dari berbagai pihak. Seperti hanya sosial media lain Facebook, Twitter, bahkan sampai Google juga kena laporan atas masih banyaknya konten negative yang beredar. Namun para perusahaan internet tersebut membantah jika mereka adalah medium netral tanpa bertanggung jawab atas apa yang diunggah ataupun dilihat oleh para pengguna.

Baca Juga : Cara Download Video Youtube Dengan Mudah dan Cepat

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here