Google dan Facebook Cs Bahas Konten P*rnografi Bareng Kominfo, Apa Hasilnya?  

0
408
Facebook Siap Dirikan Kantor di Indonesia
Copyright ©Reuters

Google dan Facebook Cs Bahas Konten P*rnografi Bareng Kominfo, Apa Hasilnya?

Oketekno.com –  Penangananan terhadap maraknya konten negatif yang dilaporkan masyarakat berbau mesum atau p*nografi kini terus digalakkan oleh Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Serius, pemerintah langsung memanggil beberapa perwakilan Facebook dan layanan Over the Top (OTT) lainnya seperti Google, Line, BigoLive, LiveMe, Twitter dan WhatsAapp.

Lewat pertemuan yang digelar tersebut, Kominfo mengajak media sosial besutan para layanan OTT untuk kerjasama dan koordinasi soal bagaimana cara yang dilakukan untuk mencegah serta menangani konten negatif yang marak di dunia maya, terlebih konten yang menjurus mesum dan p*rno pada platform besutannya masing-masing layanan OTT.

Simak Juga : Usai WhatsApp, Ganti Google dan Twitter Terancam Diblokir Menkominfo!

Secara bergantian, Facebook, Google, Line, BigoLive, LiveMe, dan Twitter menjelaskan bagaimana usaha yang telah dilakukan baik-baik secara teknis maupun kerjasama setiap perusahaan platform dengan pemerintah organisasi ataupun komunitas masyarakat dalam mencegah adanya konten internet negative yang tidak mematuhi peraturan UU ITE di Indonesia.

tahap pemblokiran SIM card
Copyright ©kominfo

Dirjen Aptika Kementerian Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan menginginkan seluruh platform media sosial bisa bekerjasam dengan pemerintah dan masyarakat dalam memerangi konten internet yang negatif, selain dengan respons cepat terhadap laporan dan koordinasi dalam menghapus adanya konten negative yang dapat menimbulkan perlakuan buruk.

“Tetapi juga dengan peningkatan fitur untuk safe search dan report button yang harus disediakan oleh platform agar masyarakat dapat aktif turut serta mencegah dan melaporkan apabila menemukan konten negatif pada platform mereka,” ungkap Semuel lewat keterangannya, Selasa (22/11/2017).

Baca Juga : Begini Cara Blokir Konten GIF Mesum di Whatsapp

Setelah dijelaskan, ternyata masing-masing platform sudah mempunyai fitur khusus untuk Safe Search yang dapat menyaring konten dengan berdasarkan keywords, masing-masing konten juga telah disediakan fitur laporan bagi masyarakat yang dapat digunakan untuk melaporkan secara langsung jika mengetahui ada konten negative yang beredar.

Selain Safe Search, para layanan OTT tersebut juga telah membekali platform miliknya dengan tim monitoring konten, baik itu untuk regional ataupun di Indonesia. Kominfo juga menghimbau agar masing-masing platform meningkatkan service level pada layanannya, terlebih pada penanganan laporan dari pemerintah dan masyarakat supaya dapat dicegah dan ditangani denga cepat.

Sementara itu, kedepannya Kominfo akan mengajak Facebook dan penyedia layanan internet agar safe search dapat diaktifkan secara otomatis di semua halaman yang dapat diakses pengguna internet Tanah Air.

Baca Juga : WhatsApp Terancam Diblokir Kemkominfo Gara-Gara GIF Mesum, Bagaimana Nasib Pengguna?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here