Berikut Tanggapan Google Mengenai Masalah Pengumpulan Data Lokasi Pengguna Android

0
895
Google Data
Copyright©google blog

Berikut Tanggapan Google Mengenai Masalah Pengumpulan Data Lokasi Pengguna Android

Oketekno.com – Baru-baru ini banyak pengguna Smartphone Android yang menuduh jika pihak Google secara diam-diam telah mengumpulkan data lokasi dari sang pengguna Smartphone dengan sistem operasi besutannya itu lewat layanan berbagi lokasi alias Share location.

Perlu diketahui bahwa layanan yang satu ini tidak selalu digunakan secara intens oleh setiap penggunanya karena mereka hanya mengaktifkannya ketika dibutuhkan dan mematikannya ketika sudah tidak diperlukan. Salah satu alasan melakukan cara tersebut adalah supaya privasinya tetap telindungi.

Baca Yuk: Saran Huawei Mengenai Aplikasi yang Terinstall dengan Sendirinya

Akan tetapi menurut penelitian yang telah dilakukan oleh Quartz, Smartphone android telah mengirimkan data lokasi tersebut, bahkan ketika sang penggunanya telah mematikan fitur lokasinya itu.

Google Data
Copyright©google blog

Menurut kabar, pengumpulan data lokasi ini telah dimulai oleh pihak Google sejak awal tahun 2017 lalu yang mana dimasukkan di menara sel dan digunakan untuk mengelola notifikasi push-notifications. Menurut pihak Google, Cell ID tersebut dimanfaatkan guna meningkatkan kecepatan dan juga kinerja pengiriman pesan antar ponsel android.

Namun Quartz telah memperkirakan jika semua perangkat Smartphone yang berbasis sistem operasi Android melakukan pengumpulan data dengan cara tersebut. Terlebih lagi, smartphone yang telah di reset ke pengaturan awal dan tanpa dipasangi kartu SIM sekalipun masih dapat mengirimkan data lokasi dari sang penggunanya.

Simak Nih: Kamu Harus Tau: Main Gim MOBA Bisa Buat Otak Makin Cerdas

Setelah itu, ketika ada koneksi internet yang tersambung ke perangkat tersebut, secara otomatis paket data dari menara seluler tadi akan terkirim langsung ke database milik Google. Dengan adanya pernyataan seperti inilah beberapa kalangan merasa privasinya terganggu.

Untuk menanggapi tuduhan tersebut akhirnya juru bicara dari Google telah angkat bicara dan menyakinkan kepada seluruh pengguna Smartphone Android bahwa perusahaan tersebut tidak pernah memasukkan Cell ID ke dalam sistem sinkronisasi jaringan maupun data apapun.

Selain itu pihak Google juga terus melakukan perkembangan perangkat keras dan perangkat lunaknya supaya nanti sang pengguna Smartphone dengan basis sistem operasi android tidak perlu lagi menggunakan Cell ID. Selain itu, menara seluler pada umumnya dienkripsi sehingga tidak perlu dikhawatirkan adanya pihak ketiga yang mengambil dan memanfaatkan data dari sang penggunanya.

baca juga: Cara Obati Sakit Hati Karena Putus Cinta Gunakan 5 Aplikasi Berikut Ini!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here