Langgar Hak Cipta, Telegram Blokir Channel dalam Aplikasi Mereka!

0
332
Copyright©Voanews

Langgar Hak Cipta, Telegram Blokir Channel dalam Aplikasi Mereka!

oketekno.comTelegram, aplikasi kirim pesan yang satu ini untuk pertama kalinya telah memblokir salah satu channel yang ada didalam platform mereka. Hal ini dikarenakan konten audio tersebut dinilai bertentang dengan hak cipta.

Kabar tersebut pertama kali disiarkan oleh media Rusia yakni TASS, dimana dalam laporanya menyebutkan jika Telegram dengan tegas memblokir channel tersebut. Laporan ini datang dari Roskomnadzor selaku badan eksekutif TIK Rusia. Dimana pada bulan Oktober lalu mulai menerima permintan dari pemegang hak cipta untuk melakukan tindakan tegas yang membatasi akses terhadap konten bajakan.

Baca juga: Apa Alasan Pemerintah Blokir Telegram di Indonesia?

Melalui Facebook miliknya, Roskomnadzor mengatakan jika untuk pertama kalinya aplikasi perpesanan ini melakukan pemblokiran channel di platform miliknya karena telah melanggar hak cipta.

“Aplikasi Telegram untuk pertama kalinya memblokir channel yang menyiarkan konten audio yang melanggar hak cipta. Kami akan bekerjasama dalam upaya untuk memperjuangkan konten legal,” ucapnya seperti dikutip dari laman KompasTekno.

Copyright©Voanews

Pada bulan Juni 2017 lali, regulator meminta kepada Pavel Durov selaku CEO untuk mendaftarkan perusahaanya atau menghadapi pemblokiran di Rusia kerena dianggap bertentangan dengan hukum negara tersebut.

Baca juga: Cara Otomatis Hapus Foto yang ‘Nyampah’ di WhatsApp!

Dan pada akhirnya, Durov pun menyetujui dan ia mendaftarkan perusahaan miliknya itu kepada regulator, namun Durov mengatakan jika ia tak akan memberikan pesan Telegram meskipun mereka memintanya.

Tak hanya di negara Rusia, aplikasi ini memang sudah kerap sekali menghadapi masalah dengan kontenya yang tertutup. Aplikasi pesan instant ini pun juga sempat menghadapi masalah di Amerika Serikat beberapa waktu lalu.

Dan bahkan Telegram sempat di blokir juga di Indonesia karena didalamnya mengandung konten negatif. Namun mereka ada I’tikad baik dengan mengikuti regulator di Tanah Air, sehingga mereka pun bisa kembali aktif di Indonesia.

Baca juga: Fitur Canggih Telgram Ini Juga Terdapat di Whatsapp Terbaru Lho

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here