Ilmuwan Pakai Drone untuk Basmi Malaria, Begini Caranya!

0
514
Drone Malaria
Copyright©Latest / Edited Oketekno

Ilmuwan Pakai Drone untuk Basmi Malaria, Begini Caranya!

Oketekno.com – Dikenal sudah lama, penyakit malaria memang terus digalakkan dalam pencegahannya untuk menghindari bertambahnya korban jatuh. Lewat berbagai penelitian, kini ilmuwan telah menemukan cari baru untuk membasmi penyakit yang dapat mematikan tersebut, yakni dengan memakai drone.

Telah diketahui bersama, salah satu usaha pencehgahan penyekit malaria adalah dengan cara memberantas perkembangbiakan sang nyamuk jahat, Anopheles. Cara tersebut dapat dilakukan dengan cara menyemprotkan cairan anti larva. Akan tetapi yang menjadi kendala adalah mahalnya harga obat tersebut, belum lagi waktu pengerjaannya yang tidak sedikit.

Terkait hal tersebut, maka drone digunakan sebagai alat untuk memperkiraakan area yang menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Anopheles, yaitu area yang banyak menjadi sarang pada genangan air yang tidak difungsikan.

Simak Juga : Bersaing Urusan Teknologi AI Antara Google dan Apple, Canggih Mana?

Seperti dikutip dari Engadget, Senin (27/11/2017), beberapa peneliti dari Aberystwyth University dan Zanzibar Malaria Elimination Programe yang melakukan penelitian tersebut dengan menggunakan drone DJI Phantom 3.

Drone Malaria
Copyright©Latest / Edited Oketekno

Drone Phantom 3 diklaim mampu memantau lahan perwasahan besar hanya dalam waktu 20 menit. Selanjutnya data yang dihasilkan dapat langsung diproses, dalam hitungan jam hasil dari proses tersebut sudah dapat dilihat guna menentukan titik yang akan menjadi sasaran semprotan anti larva.

Pada masa yang akan datang, teknologi drone untuk basmi malaria tersebut akan dikembangkan lagi, yakni dengan cara mengirimkan gambar dari drone langsung ke smartphone untuk memandu tim yang bertugas untuk menyemprotkan anti larva ke titik lokasi. Selain itu juga ditingkatkan untuk memantau tingkat kemajuan dari lokasi yang sudah disemprot.

Baca Juga : Keren, Facebook Uji Fitur Virtual Reality di News Feed Pengguna!

Pengembangan teknologi baru ini mungkin masih membutuhkan waktu cukup lama sampai ke tahap penggunaan secara luas. Bukan tidak mungkin juga jika ke depannya drone bakal disenjatai dengan obat penyemprot khusus untuk melakukan pengasapan dan memberantas nyamuk malaria secara otomatis dari udara.

Sebagai tambahan informasi, selain drone, penerapan teknologi lain yang digunakan untuk memantau penyebaran penyakit malaria adalah satelit milik NASA. Para peneliti bakal menyasar wilayah yang kerap banjir dan terjadi penggundulan hutan. Dengan sistem ini, peneliti berharap dapat memprediksi penyebaran penyakit hingga tiga bulan sebelum wilayah itu terjangkit.

BACA JUGA : Keren, Gadis Cantik Tanah Air Ini Ciptakan Aplikasi Pesan Instan Saingan WhatsApp dan BBM!  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here