Desain Laptop Dual Layar Modular Dipatenkan Google, Seperti Apa Konsepnya ?

0
327
Desain Laptop Dual Layar Modular Dipatenkan Google
Copyright©AndroidHeadlines

Desain Laptop Dual Layar Modular Dipatenkan Google, ini Konsepnya !

OKETEKNO.COM – Semakin hari perkembangan teknologi memang semakin canggih sehingga sejumlah produsen gadget dituntut untuk selalu menghadirkan produk yang inovatif. Belum lama ini raksasa mesin pencari yakni Google dikabarkan tengah mendaftarkan permohonan paten baru untuk desain laptop dual layar modular. Kabarnya laptop convertible dengan layar ganda ini memiliki desain yang cukup unik dan tentunya tak biasa, seperti apa konsepnya ?

Jika pada smartphone teknologi layar ganda sendiri telah diterapkan oleh vendor ZTE dalam smartphone ZTE Axon M dimana dapat dilipat yang diisahkan oleh sebuah engsel ditengah. Namun untuk perangkat laptop memang tak biasa pasalnya dengan bodi dan layar besar, akankah masih akan ditambah satu layar ? Nyatanya konsep Laptop Dual Layar Modular Google ini layar akan dibagi menjadi dua bagian yang sama besarnya.

Baca Juga Inilah 3 Aplikasi Pelacak Laptop yang Hilang Dicuri!

Memang Google sendiri telah mendaftarkan paten baru ke United States Patent and Trademark Office (USPTO) untuk desain Laptop Dual Layar Modular unik ini. Menurut bocoran dokumen paten, perangkat ini nampaknya akan hadir dengan dua bagian layar identik dimana mengandalkan konsep modularitas sehingga mampu bekerja sebagai satu perangkat komputer independen. Atau dengan kata lain jika dua layarnya digabungkan maka akan menjadi satu dan membentuk notebook convertible.

Desain Laptop Dual Layar Modular Dipatenkan Google
Copyright©AndroidHeadlines

Namun tidak seperti notebook convertible pada kebanyakan dimana desainnya terbagi menjadi dua maka Laptop Dual Layar Modular yang dipresentasikan dalam paten Google itu memperlihatkan layar touchscreen kapastif dimana tidak memiliki tombol fisik QWERTY atau keyboard. Dan yang lebih menarik, masing-masing dari dua bagian tersebut nampaknya akan didukung dengan unit pemrosesan, user interface jaringan, baterai, memori dan modul manajemen daya dimana masing-masing dapat bekerja secara sendiri-sendiri satu sama lain.

Bukan hanya itu dua bagian mirip tablet pada Laptop Dual Layar Modular Google ini dapat digabungkan menjadi satu dalam mode notebook dimana salah satu bagian modul akan berfungsi menjadi alat input yakni seperti keyboard virtual menggunakan umpan balik haptic. Sementara bagian lainnya akan difungsikan sebagai layar atau monitornya untuk tampilan menu.

Baca Juga Harga dan Spesifikasi ASUS VivoBook Flip TP410, Laptop Jaman Now dengan Kemampuan 4 Bentuk!

Saat dua bagian modul Laptop Dual Layar Modular ini digabungkan bersama maka unit pemrosesan pada setiap jantung modul akan dengan otomatis tergabung sehingga kedua layarnya menjadi lebih efektif. Selain itu antarmuka jaringan modul mampu bekerja bersama untuk mengoptimalkan kecepatan dalam pengiriman data bak saat download maupun upload.

Perlu diketahui bahwa permohonan paten Laptop Dual Layar Modular Google ini tampaknya menggambarkan dua tablet identik yang mengusung konsep modular untuk menggabungkan serta mengubah perangkat menjadi notebook konvertible. Koonsep tersebut memang sangat menarik untuk direalisasikan dalam produk gadget nyata. Hanya saja pada kenyataannya gagasan tersebut kemungkinan besar terlalu mahal untuk pasar konsumen. Pasalnya setiap modul perlu memilii layar sentuh dan komponen internal sendiri yang memang daat bekerja independen.

Kendati demikian paten teknologi Laptop Dual Layar Modular Google ini sendiri tidak serta merta menjadi sinyal bahwa perangkat tersebut akan benar-benar direalisasikan dan dipasarkan secara komersial nantinya. Untuk itu kita tunggu saja perkembangan kabar selanjutnya dari Google.

Baca Juga Gandeng Microsoft, Semua Laptop ASUS Akan Wajib Pakai Windows 10

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here