Bank dan Rumah Sakit menjadi Incaran dari Serangan Siber Global

0
295
Copyright©

Siber Global Menyerang Bank Dan Rumah Sakit

Oketekno.com – Diketahui bahwa Pakar kemanan siber telah bergegas untuk memulihkan sistem usai terkena gelombang serangan siber yang dikatakan sebelumnya pernah terjadi. Hal ini diketahui bahwa telah melanda bank-bank di Rusia, Rumah Sakit di Inggris bahkan pabrik pembuat mobil Prancis.

Dan dengan demikian dengan masalah yang terkait hal tersebut kini telah memulai perburuan guna untuk mencari permasalahan yang menjadi dalang penyerangan tersebut atau yang sering disebut dengan serangan tebusan siber terbesar yang pernah ada.

Mengenai hal tersebut akan berpengaruh terhadap Instansi negara serta perusahaan negara di seluruh Indonesia akan mendapatkan serangan yang bahkan menghalangi data dan meminta uang tebusan, dengan memaksa untuk mematikan komputer.

Baca Juga : iPhone Murah 2018 Akan Usung Bodi Logam? Beneran?

“Serangan ini berada pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya dan akan memerlukan penyelidikan internasional yang kompleks untuk mengidentifikasi penyebabnya,” ujar badan kepolisian Eropa, Europol.

Menurut para pakar banyak negara akan terpengaruh dengan serangan tersebut. Diketahui dengan menggunakan teknik yang biasa dikenal sebagai “Ransomware” yang mana Ransomware ini dapat mengunci data pengguna tetapi kecuali mereka mau membayar jumlah tebusan dalam mata uang butcoin virtual.

Copyright©republikaonline

Kepala petugas riset F-Secure, Mikko Hypponen, perusahaan keamanan siber yang berbasis di Helsinki telah mengungkapkan kepada AFP mengenai serangan tersebut merupakan wabah dari ransomware yang telah ia sebutkan lebih dari 130 ribu sistem di 100 negara.

Diketahui bahwa serangan ransomware itu diduga mengeksploitasi cacat yang terpapar pada dokumen yang telah bocor dari Badan Keamanan Nasional AS.

Terkait hal tersebut dapat dilihat di Inggris yang mendapatkan serangan pada sistem jaminan kesehatan nasional (NHS) yang membuat ambulance harus memutar haluan serta rumah sakit harus menunda operasi.

Dengan meminta pembayaran yang harus dilakukan dalam kurun waktu tiga hari, jika tidak segera dibayar, tebusan akan bertambah berlipat ganda. Bukan hanya itu jika pembayran tidak dilaksananakan dalam tujuh hari dikatakan bahwa data akan dihapus.

“Ransomware berubah jadi mimpi buruk saat menyerang institusi seperti rumah sakit, yang bisa membahayakan nyawa orang,” tandas analis Avast, Kroustek.

Baca Juga : Cara Memainkan Game Rahasia Android, Pernah Coba?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here