Wow, Microsoft Dirikan AI University Khusus Untuk Pegawainya!

0
371
Copyright ©CNET

Wow, Microsoft Dirikan AI University Khusus Untuk Pegawainya!

Oketekno.com – Sejumlah teknologi akan dihadirikan pada teknologi kercedasan buatan atau Al. Bagi perusahaan Microsoft, sumber daya manusia yang ada saat ini masih mempunyai pengetahuan tentang Al yang dianggap cukup minim serta jumlahnya tak banyak.

Dari masalah tersebut, perusahaan multinasional Amerika Serikat yang berkantor pusat di Amerika Serikat ini menyiapkan sebuah kampus internal dikhususnya untuk para pegawai untuk pengembangan kemampuan Al pegawainya, seperti dilaporkan oleh Business Insider.

Chris Bishop yang merupakan Director of Microsoft Research Lab Cambridge, saat ditemui di Inggris, menuturkan bahwa kampus tersebut hanya salah satu dari rangkaian program. Hal ini dilakukan agar mampu bersaing di industri teknologi kecerdasan buatan.

BACA JUGA: Microsoft Siap Luncurkan Aplikasi Transfer Foto di Android dan iOS!

Kata Bishon kampus tersebut bernama Al University. Kampus berisi program pendidikan internal dikhususkan untuk pegawainya yang pintar serta mampu mempraktikannya.

Microsoft
Copyright ©Digital Review

“Kampus ini kami sebut sebagai AI University, program pendididkan internal untuk pegawai kami yang pintar dan mampu mengembangkan pemahaman tentang machine learning baik dari fondasinya hingga praktiknya,” Kata Bishop.

BACA JUGA: Microsoft Pilih Jualan Samsung Galaxy Note 8, Windows Phone ‘Sekarat’?

Tepatnya di tahun 2018 mendatang, merupakan puncak persaingan sengit dalam industri Al. Bukan tanpa alasan, sebab teknologinya sudah dianggap telah mampu diimplementasikan secara matang. Bahkan Apple, Amazon, Google, Facebook, dll, rupanya sudah menyaipakan sebuah lembaga pengembangan khusus  yang sama.

Tak hanya merekrut para pegawainya sendiri untuk masuk di Al University, namun Microsoft pun rupanya juga ikut merekrut para peserta dalam konferensi Al. Tentunya tak sembarang, pihaknya memilih para peserta yang nampak begitu minat dan ada potensi di bidang tersebut.

Menariknya, perusaahaan yang berdiri pada tanggal 4 April 1975 ini, menyediakan fasilitas beasiswa untuk para mahasiswa yang ingin bekerja dalam bidang tersebut.

Perusahaan ini mengaku menghindari untuk merekrut  professor pada bidang itu di kampus lain. Meski terdengar mudah, namun pihaknya menilai bahwa langkah inu kurang bagus. Sebab mereka tak ingin seorang ahli direkrut dan nantinya malah menyisakan para peserta yang belum mampu.

“Satu hal yang kami hindari adalah merektrut profesor bidang AI di kampus lain. Hal itu terdengar lebih mudah, tapi dampaknya bagi industri kurang bagus. Kami tidak ingin ahli di bidang tersebut ditarik dan menyisakan mereka yang belum mampu,” Ungkap Director of Microsoft Research Lab Cambridge tersebut.

BACA JUGA: Berikut Fitur Terbaru dari Microsoft Launcher

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here