Temuan Ilmuan Tentang Cara Suntik Informasi ke Otak Manusia!

0
1095
Copyright ©

Temuan Ilmuan Tentang Cara Suntik Informasi ke Otak Manusia!

Oketekno.com – Seperti yang diketahui, para ilmuwan berhasil menemukan cara untuk menyuntikkan informasi secara langsung ke otak manusia. Rupanya ini menjadi jalan pintas dalam menciptakan perawatan lebih baik ketika terjadi cedera otak.

Tim pun sudah menunjukkan bahwa arus listik kecil yang ditransfer ke area otak yang memulai gerakan, bsa membantunya dalam memberikan intriiksi tertentu ke otak yang memandu setiap gerakan.

Studi yang dipublikasikan pada jurnal Neuron, baru-baru ini menujukkana bahwa tingkat stimulasi listrik yang sangat rendah dikirim langsung ke korteks premotor, dapat memberikan intruksi respons atau tindakan yang lebih tepat.

BACA JUGA: Gionee M7 Power Resmi Dirilis di Indonesia dengan Baterai Jumbo, Ini Harganya!

Pada dasarnya reaksi ini menggantikan sinyal yang biasanya diterima manusia dari  bagian otak yang bertugas memproses apa yang dilihat, didengar, hingga dirasakan. Hal inilah yang membuat para peneliti merasa tertarik untuk menstimulasi korteks sensorik.

Copyright ©Okezone

“Peneliti tertarik untuk menstimulasi korteks sensorik primer – korteks somatosensori, korteks visual dan korteks pendengaran, untuk memasukkan informasi ke otak,” Ungkap penulis senior Marc H. Schieber, yang merupakan dokter sekaligus peneliti di University of Rochester dalam sebuah pernyataannya.

BACA JUGA: Huawei Bekerja Sama dengan Perusahaan Ini Demi Besut Huawei Mate 10!

Para ilmuwan muda yang bekerja sama dalam penelitian ini menuturkan bahwa temuan ini pada akhirnya bisa membantu dokter dalam mengobati pasien yang mengalami kerusakan otak akibat stroke atau cedera menjadi lebih baik.

Para peneliti mencoba melatih monyet untuk melakukan tugas ketika diberi isyarat visual seperti memutar, mendorong hingga menarik benda dengan menggunakan lampu berbeda. Secara bersamaan hewan ini menerima stimulus listik yang ringan di sejumlah area korteks premotor, sesuai tugas seta kombinasi cahaya.

Kemudian mereka mereplikasi eksperimen itu, akan tetapi mereka menggunakan lampu dan terus memberikan stimulasi mikro. Dalam hal ini monyet bisa melakukan identifikasi dan melaksanakan tugasnya.

“Sebagian besar bekerja pada pengembangan masukan ke otak untuk digunakan dengan antarmuka brain-computer, telah berfokus terutama pada area sensorik otak. Dalam penelitian ini kami menunjukkan bahwa Anda dapat memperluas real estate syaraf yang dapat ditargetkan untuk terapi,” Kata Kevin Mazurek, Ph.D. dari University of Rochester dalam sebuah pernyataan.

Dengan adanya temuan ini ilmuwan berharap memiliki peran kontribusi tinggi bagi orang yang sudah kehilangan fungsi pada daerah otak mereka lantaran stroke atau penyakit lainnya.

BACA JUGA: Apple Cibir Fitur Face ID ‘Jiplakan’ Milik Android Jelek!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here