Fitur Baru, Google Chrome Segera Matikan Video Otomatis!

0
1433
Google Chrome
Copyright ©Google

Fitur Baru, Google Chrome Segera Matikan Video Otomatis!

Oketekno.com – Belum lama ini perusahaan raksasa internet Google telah merilis sosok browser andalannya yang bertajuk Google Chrome 64 dengan mengusung berbagai fitur baru dalam versi uji coba yang dilakukannya. Aplikasi browser untuk mobile tersebut akan meluncur kepada semua pengguna dalam beberapa minggu kedepan.

Pihak Google tidak membantah jika telah menyiapkan berbagai fitur baru, diantaranya seperti pop-up blocker dan akan mematikan video yang berputar secara otomatis, seperti yang dilansir dari Phone Arena.

Akan tetapi, disayangkan fitur baru untuk mematikan video otomatis tersebut pengguna diharuskan untuk melakukan pengaturan secara manual pada Google Chrome. Ketika konten audio mati apabila sudah memblokir situs agar tidak dapat secara langsung memutar otomatis video yang ada di dalamnya.

copyright ©oketekno

Baca Juga : Cara Jelajahi Dark Web Gunakan Google Chrome dengan Mudah

Selain itu, Google juga memperbaiki pemblokir konten pop-up sehingga situs tidak akan secara otomatis membuka tab baru. Pengguna Chrome mengeluhkan beberapa situs memasukkan tautan untuk ke situs lain, tersamar menjadi tombol play lalu memngalihkan mereka ke tab atau jendela baru.

Pada saat ini kedua fitur itu menjadi yang paling utama diuji ke pengguna beta Chrome 64. Untuk sekedar informasi, Pada Juli dilaporkan, Google Chrome mampu menguasai pangsa pasar browser di perangkat mobile. Chrome masih memiliki keuntungan. Browser buatan Google itu telah terpasang secara default (bawaan) pada smartphone Android yang kini menguasai pasar sistem operasi smartphone di seluruh penjuru dunia.

Simak Juga : Google Chrome 63 Mulai Diluncurkan, Ini Fitur Barunya!

Data tersebut diambil pada Juni 2017 untuk mengetahui pangsa pasar browser secara global. Hasilnya, menempatkan Google Chrome pada posisi puncak. Browser tersebut mendapat pangsa paling besar di perangkat mobile sebesar 47,3%, meninggalkan dua kompetitornya Safari (21,2%) dan UC Browser (14,6%).

Sementara pada perangkat desktop, Google Chrome masih unggul jauh di antara browser lainnya seperti Mozilla Firefox dan Internet Explorer. Chrome memiliki pangsa pasar 63,2%, sedangkan Firefox dan Internet Explorer menduduki peringkat kedua dan ketiga dengan masing-masing pangsa pasar 14,0% dan 9,3%.

Baca Juga : Aplikasi Browser Terbaru Mozilla Firefox Quantum, Lebih Cepat dari Chrome

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here