Ngeri, Tidur Dekat Smartphone Picu Kanker Otak?

0
824
Copyright ©indianexpress

Kanker Otak Bisa Menyerang Karena Kebiasaan Tidur Dekat Smartphone?

Oketekno.com – Mengejutkan, sebuah studi mengungkap bahwa tidur berada di dekat Smartphone yang masih aktif sangat beresiko bagi kesehatan. Sebab radiasi yang memancar dari antenna internal menjadi pemicu utama, bahkan bisa menyebabkan penyakit kanker otak.

Tim dokter California Department Public Health, Amerika Serikat ikut membenarkan studi ini. Tim dokter menyebut bahwa sinyal radiasi dari ponsel terdiri dari emisi radio frekuensi. Biasanya emisi tersebt digunakan untuk melakukan transfer komunikasi.

Seperti yang dilansir oleh The Independent pada hari Kamis, 21 Desember 2017, emisi yang memancar bisa berakibat pada kerusakan otak penggunanya bahkan dalam jarak waktu dekat. Rupanya emisi dianggap lebih mudah merusak anak-anak ketimbang orang dewasa.

BACA JUGA: Cara Ganti Tampilan Smartphone Lawas Seperti Google Pixel 2

“Emisi ini lebih mudah merusak otak anak-anak ketimbang dewasa. Efek dari emisi bahkan bisa berlangsung lama dan menganggu perkembangan otak mereka,” tulis studi tersebut.

Copyright ©indianexpress

Lebih lanjut mengenai pertanyaan apaka itu bisa memicu kanker, tim dokter pun menjawab bahwa hal tersebut bisa saja trjadi dengan beberapa kemungkinan.

BACA JUGA: Mengerikan, Malware Android Ini Bisa Rusak Fisik Smartphone!

“Salah satu kemungkinan (terbesar) adalah eksposur emisi radiasi Smartphone bisa merusak otak dan menyebabkan anomali sel-sel otak, ujung-ujungnya bisa menyebabkan tumor atau bahkan kanker di otak atau telinga,” Ungkapnya lebih lanjut.

Tak hanya kanker saja ternyata, sebelumnya studi mengungkap pengguna yang membiarkan ponsel cerdas mereka tetap berada di tempat tidur, akan terkena Hypervigilance. Dimana suatau gejala otak yang bisa membuat seseorang tak bisa rileks.

Rupanya ada bahaya lebih besar dari tidur dengan ponsel. Dr Charles Czeisler yang merupakan Profesor Kedokteran melakukan penelitian tentang ritme tidur dari Harvard University, mengatakan bahwa pancaran cahaya yang menjadi penyebab gangguan ritme alami yang ada pada diri seseorang.

Hal itu bisa memanipulasi tubuh manusia sehingga seseorang menganggap kalau waktu siang, dalam artian lain bisa membuat pengguna mengalami disorientasi waktu.

Sementara itu studi lain dalam jurnal “Organizational Behavior and Human Decision Processes” pada Januari tahun 2015 silam, telah melakukan penelitian terkait kebiasaan para pekerja sebelum tidur selalu menggunakan ponselnya terlebih dulu.

Hasil yang didapat dari penelitian tersebut, mengungkap bahwa Smartphone yang digunakan diatas jam 9 malam, besar kemungkinan bisa menurunkan kualitas tidur. Sehingga keesokan harinya menyebabkan kinerja tubuh menjadi buruk.

BACA JUGA: Cara Balas Pesan WhatsApp Otomatis pada Smartphone Android!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here