Reaksi Lenovo Soal Tuduhan Dumping Harga Xiaomi Redmi 5A Kelewat Murah!

0
3065
Xiaomi Redmi 5A
Copyright ©liputan6

Komentar Lenovo Soal Tuduhan Dumping Harga Xiaomi Redmi 5A Kelewat Murah!

Oketekno.com – Smartphone Xiaomi Redmi 5A akhirnya resmi terjun dalam panasnya pasar Indonesia. Produk teranyar dari pabrikan asal Tiongkok itu dibanderol murah meriah, yakni Rp999 ribu, atau bisa disebut 1 juta lah.

Smartphone seri Redmi 5A ini telah resmi diluncurkan juga oleh Xiaomi sebelumnya di Negara markasnya, Tiongkok. Serta diluncurkan juga di India dengan harga yang ditawarkan sedikit lebih tinggi yakni di kisaran Rp1,5 juta. Perbedaan harga yang cukup signifikan tersebut memunculkan banyak spekuliasi bahwa Xiaomi melakukan dumping dengan harga Redmi 5A di pasaran Indonesia.

Simak Juga : Kelebihan Xiaomi Redmi 5A di Indonesia dengan Harga Hanya Rp 999 Ribu, Cek Yuk!

Turut berkomentar juga, Adrie R. Suhadi, Country Lead Lenovo Mobile Business Group Indonesia. Menurutnya, kehadiran Xiaomi Redmi 5A yang dijual dengan harga sangat murah menunjukkan ketidakmampuan brand dalam bersaing sehat dan merusak pasaran yang sudah ada dengan cara frontal, sehingga dijual lebih murah dari beberapa negara.

Xiaomi Redmi Note 5A Prime gold
Copyright ©GSMArena

“Saya melihat sih itu hal yang biasa dan memperlihatkan ketidakmampuan brand dalam menghadapi persaingan, sehingga menjual rugi produknya demi market share pun dilakukan, pendapat saya seperti itu,” ungkap Adrie kepada Selular melalui layanan pesan singkat (27/12/17).

Komentar Adrie tersebut bukan tanpa sebab, karena Adrie melihat secara hitung-hitungan Xiaomi memang menjual jauh dari harga di Tiongkok dan India. Selisih harganya mencapai Rp 501 ribu per unit. Adrie juga menegaskan hal tersebut bisa terkena pasal dumping dan dapat dijerat hukuman.

“Kalau hitung-hitungan saya begitu, disini kan harganya tidak sampai Rp1 jutaan. Kalau menjual  seperti ini ada resikonya ,” tambah Adrie.

Baca Juga : Harga Xiaomi Redmi 5A vs Samsung Galaxy J2 Prime, Mana Terbaik di Indonesia ?

Sebagai informasi pada saat puncuran Xiaomi Redmi 5A di Jakarta beberapa waktu lalu, Lei Jun, CEO Xiaomi Kepada beberapa media sempat menyebutkan bahwa model bisnis Xiaomi sangat inovatif dan berusaha menekan biaya sehingga bisa menjual produk dengan harga modal.

Dikatakannya Xiaomi tidak mencari laba dari perangkat keras atau hardware. Dengan begitu, kualitas produk baik dengan harga kompetitif. Seperti Redmi 5A, Xiaomi bisa menjual di bawah Rp 1 juta di Indonesia, ini berkat kerja sama dengan mitra, seperti Qualcomm, Indosat Ooredoo, dan lainnya.

“Model bisnis Xiaomi sangat inovatif. Simpelnya, tidak mencari untung dari penjualan perangkat keras/hardware, karena selalu dijual dengan harga modal,” ungkap Lei Jun.

Baca Juga : Preorder Xiaomi Redmi 5A Dibuka Lazada dan Mi Store, Ini Jadwalnya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here