Harga Sempat Terjun Bebas, Kini Bitcoin Kemabali ke Angka 11.000 Dollar AS Per Keping

0
344
Bitcoin-image
Copyright©Internet

Harga Bitcoin Sempat Terjun Bebas, Kok Bisa?

Oketekno.com – Pekan ini nilai mat uang virtual Bitcoin tercatat sempat mengalami penurunan. Setelah sempat mendekati kisaran 20.000 dollar Amerika Serikat per keping pada Desember 2017 lalu, mata uang virtual ini mengalami penurunan hingga di bawah 10.00 dollar AS.

Laporan terkait hal ini didapat dari bursa Coinbase pada Selasa, 16 Jauari 2018 sore sekitar pukul 17.30 waktu timur Amerika Serikat. Bursa tersebut memperdagangkan Bitcoin dengan nilai 9,969 dollar AS. Sedangkan Nittrex justru memperdagangkan lebih dibawah lagi yakni di angka 9.450 dollar AS.

Cukup diketahui jika Bitcoin merupakan satu-satunya mata uang virtual yang pekan ini nilainya terpangkas. Dari sebuah laman CoinMarketCap menunjukan 20 cryptocurency teratas semuanya megalami penurunan sebesar dua digit dalam 24 jam terakhir. Sedangakan selama periode tersebut, nilai uang virtual turun hingga 17 persen.

Baca juga :Wow, Hanya Pakai Bitcoin Sudah Bisa Nikmati Ayam Goreng KFC?

Selain itu Etherium juga sempat turun 19 persen sehingga membuat angka menyentuh nilai 854 dollar AS sebelum naik kembali ke kisaran 1.000 dollar AS. Kemudian ada juga Ripple yang menjadi mata uang virtual terbesar ketiga dari aspek kapasitas pasar.

bitcoin
Copyright ©coindesk

Repple juga mengalami penurunana tajam yakni sebesar 46 persen menjadi 90 persen sebelum akhirnya kembali ke angka 1.180 dollar AS. penurunan mata uang virtual ini diduga ada kaitannya dengan rencana aturan soal cryptocurrency di sejumah negara Asia.

Perdaganagan cryptocurrency sendiri mendapatkan tanggapan dari sejumlah negara. Salah satunya Korea Selatan yang berencana membaut undang-undang yang melarang perdagangan ini. Sedangakan tetangga Korsel yakni China juga disinyalir akan memblokir akses ke platform cryptoccurrency dalam ataupun luar negeri.

Baca juga : Nilai Bitcoin Ternyata Tidak Ada Harganya di Dunia Nyata, Kok Bisa?

Sementara itu nilai Bitcoin sendiri kini telah kembali ke angka 11.000 dollar AS per keping. Angka ini juga berlaku di bursa Coinbse dan Birrtex. Jumlaah tersebeut terpaut jauh dibandingkan dengan puncak di kisaran 19.800 dollar AS per keping yang tercatat pada pertengahan bulan Desember 2017 lalu.

Sementara itu di Indonesia sendiri sebelumnya melarang pemakaian mata uang digital sebagai pembayaran. Menurut Bank Indonesia, harga cryptorruency terlalu fluktuaktif dan berisiko tinggi serta tidak memilik dasar harga yang jelas. Selain itu, Korea Selatan dan China juga memastikan melarang transaksi menggunakan mata uang ini di negaranya.

Baca juga :
Awas, Facebook Messenger Jadi Jalan Utama ‘Serangan’ Bitcoin!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here