Waduh Qualcomm Kena Denda Rp 16 Triliun? Kok Bisa?

0
407
Copyright ©Qualcomm

Oh, Gara-gara Ini Qualcomm Kena Denda!

Oketekno.com – Belum lama ini mencuat sebuah kabar kurang mengenakkan datang dari Qualcomm. Ya, perusahaan ini menerima denda sebesar EUR977 atau setara dengan Rp 16 triliun, usai komisi pemerintah di Eropa mengetahui kalau perusahaan ini membayar Apple untuk tidak menggunakan prosesor buatan kompetitor.

Seperti yang dilansir oleh The Guardian, awalnya temuan ini bersumber dari sebuah investigasi yang dilakukan oleh pemerintahan sejak bulan Juli tahun 2015 silam dan berusaha untuk mencari tahu tentang perusahaan tersebut di pasaran prosesor dan model ponsel yang menggunakan jaringan 4G pada periode 2011 hingga 2016.

Pihak Penyelidik Kompetisi Bisnis Komisi Eropa Margrethe Vestagera mengatakan bahwa perusahaan ini secara ilegal mencoba menutup bisnis rival mereka di pangsa pasar lebih dari lima tahun. Dengan begitu mereka bisa menjadi penguasa di pasar tersebut.

BACA JUGA: Inilah Alasan Apple Hentikan Penjualan iPhone X!

“Qualcomm secara ilegal berusaha menutup bisnis rival mereka di pasar prosesor di jaringan LTE lebih dari 5 tahun sehingga berhasil membuat mereka mendominasi pasar tersebut,” kata Penyelidik Kompetisi Bisnis Komisi Eropa Margrethe Vestager.

Qualcomm Snapdragon 845
Copyright©tapchicongnghe

Namun sayangnya Vestager masih enggan menyebutkan berapa banyak uang yang diberikan Qualcomm kepada vendor Smatphone untuk hal ini. Kendati demikian, disebutkan bahwa jumlah uang itu sukses membuat perusahaan publik asal Amerika Serikat yang bergerak di industri komunikasi. Tersebut menjadi eksklusif di mata Apple.

BACA JUGA: Gegara iPhone Lemot, Apple Digugat Konsumen Korea Selatan!

Perangkat modem dan juga prosesor digunakan untuk semua perangkat iPhone maupun iPad. Setidaknya hingga awal tahun 2017 lalu ketika kedua peruahaan saling melayangkan tuntutan lantaran Qualcomm yang dianggap mematok harga prosesor terlalu tinggi.

Di tahun yang sama pula, perusahaan yang baru saja meluncurkan prosesor terbarunya itu balik menuntut Apple lantaran dianggap berani mebocorkan teknologi dari komponen prosesor do balik iPhone ke rival mereka yakni Intel.

Bahkan produsesn prosesor inipun sempat melarang penjualan iPhone X lantaran beberapa komponenya berasal darinya. Alhasil muncul kabar kalau Apple tengah berusaha mendekati MediaTek sebagai alternatifnya.

Selain itu, The Guardian menyebutkan bahwa jumlah denda yang harus dibayarkan oleh Qualcomm setara denga 4 persen dari pendapatan di tahun 2017. Namun pihaknya melalui General Counsel Qualcomm Don Rosenberg membantah dan menyebut perusahaan tak pernah menyalahi aturan seperti apa yang dituduhkan.

BACA JUGA: Berseteru dengan Qualcomm, Apple Beralih ke MediaTek?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here