Geser Intel, Samsung Jadi Produsen Chip Terbesar Di Dunia

0
615
Samsung-Geser--Intel
Copyright ©tablooidpulsa

Woow, Samsung Jadi Produsen Chip Papan Nomor Satu Dunia Setelah Kudeta Intel

Oketekno.comSamsung teleh mengumumkan laporan pendapatan tahun lalu pada Kamis, 1 Februari 2018. Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat itu menyebutkan jika pihaknya berhasil meraup keuntungan 50 dollar AS dan 14,5 dollar AS diantaranya didapat dari kuartal keempat tahun 2017.

Laporan pendapatan ini ternyata tak melibatkan penjualan smartphone secara langusng, melainkan komponen lainnya seperti modul memori, display dan prosesor. Dengan keuntungan mencapai 69 miliar dollar AS, dapat dikatakan jika departemen komponen Samsung dianggap sebagai bisnis yang sangat menjanjikan keuntuagn besar terhadap perusahaan ini.

Bahkan Samsung sepertinya akan berani jika dibandingkan dengan Intel. Salah satuperushan teknologi terbesar di dunia itu mengkalim jika pihaknya berhasil memperoleh pendapatan dari bisnis komponen chipset lebih besar dibandingkan Intel.

Baca juga : KodakCoin, Bisnis Mata Uang Digital Kodak yang Jadi Bidikan 40 Ribu Investor

Cukup diketahui jika Intel saat ini fokus pada pegembangan prosessor X86 yang mereka anggap lebih menguntungkan. Namun ternyata pengemangan perangkat tersebut hanya menghasilkan pendapatan 63 miliar dollar AS selama tahun 2017. Namun diketahui saat itu jika Samsung tetap saja tak berhasil menggusur dominasi Intel.

Samsung
Copyright ©RSInews

Saat ini tercatat jika Intel masih saja dengan keuntungan yang jauh lebih tinggi dari hasil memproduksi modul memori komputer hingga prosessor mobile Exyyos. Intel sendiri memang diketahui menciptakan bisnis produksi memori komputer seja beberapa dekade lalu dan terus berkembang hingga sekarang.

Semenatra itu Samsung sendiri memperoleh lisensi untuk memproduksi memori dari Intel. Dari usaha yang mereka lakukan itu, perusahaan teknologi asal Negeri Gingseng itu berhasil menjadi produsen chip terbesar di dunia. Hal itu dikatakan jika dilihat dari sis pendapatan yang diperoleh oleh Samsung.

Baca juga : Canon Memprediksi Keuntungannya Bakal Melambung Tahun 2018, Seperti Apa?

Samsung selama ini begitu konsisten mengembangkan teknologi chip semikonduktor sendiri, seperti DRAM dan memori penyimpanan flash. Mereka juga memproduksi chipset buatan sendiri, di antaranya adalah lini produk Exynos. Strategi tersebut ditambah kecepatan Samsung merespons kondisi industri, telah mengantarnya menjadi raja di bisnis semikonduktor.

Sedangkan Intel justru gagal menciptakan chipset mobile yang sukses, hingga gagal memanfaatkan momentum pertumbuhan pasar smartphone, tablet, dan wearable. Intel sendiri telah menjadi raja di dalam bisnis semikonduktor selama 24 tahun belakangan. Selama itu mereka memproduksi CPU untuk laptop, PC, dan server. Baru kali ini catatan pendapatan Intel dari bisnis chip berhasil dilampaui oleh perusahaan lain.

Baca juga : Pencapaian Facebook di Tahun 2017, Akankah Naik Atau Turun?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here