Nokia Hadirkan Chipset ReefShark Untuk Mendukung Jaringan 5G!

0
354
Chipset ReefShark 5G Nokia
Copyright ©Youtube

Chipset ReefShark 5G Diperkenalkan oleh Nokia!

OKETEKNO.COM – Vendor ponsel Nokia dikabarkan menghadirkan Chipset ReefShark dimana memanfaatkan keahlian internal teknologi silikon yang secara dramatis mampu meminimalisir ukuran, biaya hingga konsumsi daya jaringan operator. Chipset ini juga memenuhi persyaratan besar dari komputasi dan radio 5G. Penggabungan inovasi kercerdasan buatan AI (Artifial Intelligence) Nokia Bell Labs dengan kemampuan besar Nokia kedalam sebuah pengembangan antena untuk perangkat mobile dan base station. Chipset ReefShark 5G ini memanfaatkan silikon yang memangdikembangkan oleh Nokia di kawasan Oulu, Espoo dam Tampere, Finlandia, Sunyvale, California.

Sementara itu dilansir dari laman networks.nokia, chipset Chipset ReefShark ini sendiri hadir untuk unit frekuensi radio (RF) seperti radio yang digunakan pada antenna, secara signifikan meningkatkan kinerjanya. Hal tersebut dilaporkan dapat mengurangi sebagian dari ukuran antenna massive MIMO. Bahkan chipset untuk jaringan 5G besutan Nokia ini mampu mengurangi penggunaan daya pada unit baseband hingga 64 persen dibandingkan unit yang digunakan saat ini.

Baca Juga Oppo Ikut Sesi Pertama Produksi Smartphone 5G?

Untuk diketahui Chipset ReefShark ini hadir untuk kapasitas komputasi yang disediakan sebagai unit plug-in untuk modul baseband Nokia AirScale dimana tersedia secara komersial. AirScale sendiri fungsinya dapat ditingkatkan menjadi 5G secara software dan juga unit plug-in tersebut mampu meningkatkan throughput dari Nokia mencapai tiga kali lipat dari 28 Gbps yang telah memimpin pasaran saat ini menjadi 85 Gbps per modulnya.

Chipset ReefShark 5G Nokia
Copyright ©Youtube

Bukan hanya itu saja chaining module baseband AirScale mampu mendukung throughput stasiun  base mencapai 6 terabit per detiknya. Hal itu memungkinkan operator memenuhi permintaan densifikasi yang semakin meningkat dan juga mendukung kebutuhan besar dari masyarakat serta perangkat di kota besar akan adanya broadband seluler yang telah ditingkatkan.

Teknologi AI dalam Chipset ReefShark Nokia yang mendukung jaringan 5G ini sendiri memungkinkan pemantauan secara real time atau waktu sesungguhnya dan juga optimalisasi radio serta kemampuan dalam menerapkan teknik seperti Slicing untuk pemenuhan tuntutan tingkat layanan bisnis baru. Nokia sendiri mengembangkan teknologi ini dengan usungan antarmuka umum serta toolkit yang memungkinkan para penyedia layanan mampu menerapkan aplikasi pembelajaran mesin atau machine learning pada jaringan mereka.

Baca Juga ZTE Digosipkan Bakal Luncurkan Smartphone 5G di Awal 2019?

Dalam peluncuran Chipset ReefShark untuk jaringan 5G ini sendiri Nokia menggandeng 30 operator yang menggunakan ReefShark serta akan menambah penggelarannya di lapangan dalam kuartal ketiga tahun 2018 ini.

Sementara itu BT Chief Architect yakni Neil McRae mengungkapkan bahwa dengan menggabugkan Chipset ReefShark kedalam jaringannya, maka pihaknya akan mampu memanfaatkan peningkatan kinerja jaringan yang besar dimana memungkinkan pihaknya mampu melepaskan potensi penuh 5G.

Dan henri Tervonen, CTO, Nokia Mobile Network dan Head R%D Foundation juga angkat bicara dengan mengatakan bahwa dengan Chipset ReefShark, Nokia mampu menciptakan keunggulan kompetitif yang jelas. Kombinasi kekuatan , kecerdasan dan juga efisiensi mampu menjadikannya ideal untuk berada pada jantung jaringan 5G yang akan datang dengan koneksi 5G cepat.

Baca Juga 5 Alasan Kenapa Jaringan 5G Belum Cocok Hadir di Indonesia!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here