Taksi Terbang Uber Dipastikan Akan Meluncur Tahun 2020, Ini Kecanggihannya!

0
293
Copyright ©Liputan6

Intip Yuk Kecanggihan Taksi Terbang Uber!

Oketekno.com – Menggunakan helikopter sebagai taksi, sebentar lagi akan jadi kenyataan. Bahkan Uber telah berkomitmen untuk melakukan uji coba taksi terbang di tahun 2020 nanti di Dubai, Los Angeles, dan Texas.

Seperti yang dilansir oleh Gizmodo pada hari Senin 12 Februari 2018, taksi terbang buatannya ini diciptakan berbeda dengan helikopter biasa. Kabarnya Taksi Terbang Uber ini punya suara yang tidak akan menganggu dan bisa terbang serta mendarat secara vertikal.

Perusahaan transportasi online terbesar ini sudah menyiapkan software untuk bisa mengatur rule taksi terbang. Dan program itupun dinamakan Uber Air.

BACA JUGA: Inilah Deretan Daftar Tagar yang Dicekal Instagram!

Sebelumnya perusahaan ini diketahui telah menjalin kerja saa dengan sejumlah perusahaan perbangan seperti Aurora, Bell Helicopter, Embraer, Mooney dan Pipistrel untuk membuat rencana mereka menjadi kenyataan.

Copyright ©Liputan6

Tak mau setengah-setengah, mereka pun juga turut menggandeng NASA untuk membantunya dalam mengembangkan sistem lalu lintas untuk proyek taksi tersebut.

BACA JUGA: Harga Alcatel 5 dan Spesifikasi, Phablet Oreo Dual Kamera Depan Tangguh

Bagi calon penumpang diharuskan untuk pergi ke ke skyport terdekat setelah mengisi data destinasi lewat aplikasi in. Dan nantinya terminal skyport akan ditempatkan di gedung-gedung tinggi. Penumpang akan diterbangkan bersama beberapa penumpang lain, dengan tujuan agar biaya penerbangan lebih terjangkau.

Ternyata penumpang Taksi Terbang Uber ini tidak diantarkan langsung menuju lokasi. Melainkan akan diantarkan ke tempat terdekat (skyport) dari tujuan penumpang, seperti yang dilansir TechCrunch. Hingga detik ini, rencana lokasi yang bisa dituju taksi Uber tersebut hanya sejauh 60 mil atau sekitar 96 kilometer lantaran  terbatasnya tenaga baterai.

Perlu kamu tahu, taksi yang dibesut oleh perusahaan asal California ini bentuknya  bukan seperti helikopter, namun menyerupai mobil terbang. Meski begitu Justin Eelich yang merupakan Kepala Kebijakan Kendaraan Otonom dan Penerbangan Urban Uber, mengaku kurang suka dengan sebutan mobil terbang dan lebih ke perpaduan pesawat terbang dan helikopter.

“Istilah itu (mobil terbang) memang luar biasa, tapi itu bisa memunculkan citra kendaraan yang terbang dari permukaan tanah,” kata Erlich. Selain itu Erlich juga mehelaskan bahwa pelayanan UberAir lebih dari atap ke atap, jadi tidak langsung ke tempat tujuan.

Di Taksi Terbang Uber, terdapat sayap-sayap untuk membantu peluncuran agar lebih efisien, cepat, layaknya pesawat terbang.

BACA JUGA: Harga InFocus Vision 3 dan Spesifikasi, Smartphone Fullscreen 5.7Inch Sejutaan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here