Apa Ini Sinyal Kebangkitan Dari Perusahaan BlackBerry?

0
4350
Copyright ©Detik

Apa Ini Sinyal Kebangkitan Dari Perusahaan BlackBerry, Benarkah?

Oketekno.com – Baru-baru ini dikabarkan bahwa bos BlackBerry diganjar perpanjangan sebuah kontrak usai keberhasilannya dalam berjuang menyelamatkan binis dari perusahaan tersebut. Perusahaan ini resmi memperpanjang kontrak John Chen selaku CEO hingga lima tahun kedepan.

Yang pasti ini akan menjadi pemimpin perusahaan hingga tahun 2023 mendatang. Seperti yang diketahui, Chen juga menjabat sebagai CEO  sejak bulan November 2013 silam itu, dinilai mampu mengembalikan kejayaan mantan pemimpin pangsa pasar Smartphone global ini.

Salah satu keputusan paling besar yakni keluar dari bisnis ponsel dan kemudian membangun kembali perusahaan asal Kanada tersebut. Ponsel merek ini memang masih ada namun diproduksi dengan lisensi oleh pihak ketiga.

BACA JUGA: Daftar Harga HP BlackBerry Terbaru Maret 2018

Ternyata dari situ pula, Chen lebih memilih untuk melebarkan sayap perusahaan dalam sektor cybersecurity dan embedded software. Hal ini diwuhudkan dengan melakukan sejumlah akuisisi.

Copyright ©Detik

Sementara itu Prem Watsa selaku Pimpinan Direksi perusahaan itu mengakui bahwa Chen memang benar-benar sukses dalam mengembalikan kekuatan serta aset perusahaan pada Enterprise of Things (EoT). “John sukses mengembalikan kembali kekuatan dan aset perusahaan pada Enterprise of Things (EoT), yang notabene merupakan kategori dengan potensi sangat besar,” Kata Prem Watsa seperti yang dilansir dari Reuters, pada hari Jumat 16 Maret 2018.

BACA JUGA: Dianggap Menjiplak, BlackBerry Resmi Tuntut Facebook dkk!

Dan ternyata hal ini pun sama seperti yang dikatakan Chen. Ia mengatakan bahwa BlackBerry akan bergerak lebih jauh dalam dunia EoT atau loT tersebut. Disebutkan oleh Chen, bahwa ini merupakan sebuah pasar yang sangat besar dan akan terus tumbuh. Chen mengaku sangat beruntung ketika bisa bermain dengan baik.

“Kami akan bergerak lebih jauh lagi dalam dunia yang saya sebut sebagai dunia EoT atau IoT. Ini merupakan pasar yang besar, dan terus bertumbuh. Kami sangat beruntung bisa bermain dengan baik di sini,” Ujar John Chen.

Tidak hanya itu saja, perusahaan itu pun mencatatkan jumlah pertumbuhan kapitalisasi pasar sebesar 134% untuk dapat menyentuh angka USD 16,1 miliar atau sekitar Rp 221 triliun saat ini. Dengan memutuskan perpanjangaan kontrak ini, pihak perusahaan BlackBerry menyebut bahwa gaji pokok dan sejumlah insentif yang diterima oleh Jonh Chen nanti tidak akan berubah.

BACA JUGA: Bocor, BlackBerry Ghost Akan Segera Dirilis Sebagai Flagship Layar Penuh?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here