Hari Tanpa Bayangan Bikin Sinyal Alami Gangguan Singkat!

0
280
Copyright ©

Hari Tanpa Bayangan Sinyal Komunikasi Bakal Alami Gangguan Singkat, Ini Penjelasannya!

Oketekno.com – Tepat di hair ini, matahari akan berada di atas garis khatulistiwa. Fenomena langka ini disebut dengan equinox, atau hari yang mana siang dan malam memiliki durasi waktu yang sama, yakni 12 jam.

Ini terjadi dikarenakan posisi matahari tepat berada di tengah-tengah bumi yakni ekuator. Selama satu tahun, bidang edar Bumi miring 23,4 derajat terhadap bidang ekuator Bumi. Oleh karena itu, matahari berada di belahan Bumi utara selama setengah tahun dan berada di atas belahan Bumi selatan pada setengah tahun sisanya.

Matahari berada di atas ekuator terjadi dua kali setahun yakni 21 Maret dan 2 September. Lantaran matahari berada tepat di atas ekuator, maka pada tanggal 21 Maret siang hari, akan terjadi sebuah momen yang dinamakan Hari Tanpa Bayangan.

BACA JUGA:  Tak Melulu Jatuh, 5 Hal Ini Jadi Penyebab Layar Smartphone Kamu Cepat Rusak

Ternyata terjadinya fenomena ini menimbulkan dampak bagi Bumi, yakni Matahari akan lebih terik, dan ada tanda mulainya perubahan musim di wilayah Indonesia. Bahkan akan ada dampak lainnya yang harus diketahui dan sepertinya tak perlu dikagetkan.

Copyright ©

Rhorom Priyatikanto selaku Peneliti Pusat Sains Antariksa Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), mengatakan bahwa fenomena ini bisa berdampak pada sinyal telekomunikasi terutama yang berbasis satelit geostasioner.

BACA JUGA: Pabrik Indonesia Ini Jadi Tempat Produksi Smartphone Infinix!

“Kalau kita pakai komunikasi berbasis satelit geostasioner, maka akan berpeluang mengalami gangguan yang disebut sun outage,” Kata Rhohom, Rabu 21 Maret 2018.

Selain itu Rhohom juga menjelaskan bahwa sun outgae terjadi ketika matahari berada berdekatan dengan arah satelit. Pada umumnya satelit komunikasi berada di orbit geostasioner dan berada di atas ekuator bakal mengalami gangguan tersebut, dua kali setahun yakni 21 Maret dan 23 September.  Namun hal ini tidak terjadi lama, tidak lebih dari 30 menit.

Seperti yang diketahui, bentuk komunikasi satelit geostasioner adalah VSAT atau ATM bank, TV kabel hinga telepon satelit. Lebih lanjut Rhohom menjelaskan bahwa pelanggan satelit komunikasi tidak perlu merasa khawatir. Pasalnya gangguan ini hanya berlangsung dalam waktu yang sangat singkat. Ia menuturkan bahwa Hari Tanpa Bayangan ini tidak akan mengganggu komunikasi yang lain, misalnya komunikasi ponsel. Sebab alur komunikasi ponsel mengandalkan tower BTS.

BACA JUGA: Gulirkan Update, Google Maps Sediakan Penunjuk Arah Untuk Pengendara Sepeda Motor Lho!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here