Terungkap! Ternyata Ini Misi Mark Zuckerberg Ciptakan Facebook Kala Berusia 19 Tahun!

0
989
Copyright ©The Verge

Misi Mark Zuckerberg Ciptakan Facebook Kala Berusia 19 Tahun!

Oketekno.com –  Sudah jadi rahasia umum jika Mark Zuckerberg menciptakan  Facebook ketika ia berusia 19 tahun. Kala itu Zuckerberg menciptakan aplikasi tersebut ketika dirinya berada di kamar asramanya di Harvard. Tapi tidak ada satu pun yang tahu apa maksut dari niat Zuckerberg menciptakan sosial media itu.

Seperti yng dilansir dari NZ Herald, menunjukkan sebuah percakapan beredar. Dan bukti percakapan itu diduga antara Zuckerberg dengan teman satu kampusnya. Percakapan yang dilakukan melalui layanan pesan instan itu memperlihatkan  betapa Zuckerberg tak percaya bahwa hampir semua murid Harvard mau memberikan data pribadinya ke aplikasi besutannya itu secara sukarela.

Tujuan awal Zuckerberg menciptakan platform ini yaitu agar semua siswa di Harvard dapat saling terhubung satu sama lin dengan mudah. Nah, berikut ini merupakan percakapan yang diduga Zuckerberg dan teman kampusnya seperti yang dilansir dari Wiki Quote dari Business Insider.

BACA JUGA: Waduh, Facebook Terlibat Skandal Bocornya Data Pengguna Puluhan Juta Pengguna?

Zuckerberg: Ya, jika kamu butuh info tentang siapa saja di Harvard, tanya aku saja. Saya punya lebih dari 4.000 alamat email, foto, alamat rumah, dan akun jejaring sosial mereka.
Teman: Apa? Bagaimana bisa seperti itu?
Zuckerberg: Saya juga tak tahu kenapa. Mereka mempercayai saya. Dasar (orang-orang) payah!

mark f8
Copyright ©cbsnews

Ternyata percakapan yang dilakukan pada tahun 2004 itu, juga pernah menjadi perbincangan hangat di tahun 2010. Hal ini dapt diartikan bahwa sejak awal mencipatakan Facebook, Zuckerberg memang tidak pernah menghargai privasi para penggunanya. Sejak memutuskan membuat FB, ia pun paham akan kekuatan yang dimiliki dari informasi penggunanya.

BACA JUGA: Ternyata Facebook Diam-diam Luncurkan Aplikasi WiFi Super Cepat Untuk Indonesia!

14 tahun kemudian, FB makin besar. Tidak hanya siswa kampus Harvard, namun hampir semua warga dunia rela memberikan data pribadi mereka di jejaring sosial itu. Jika ditotal, data 2,2 miliar warga di seluruh dunia ada di FB.

Hal inilah yang sangat dikhawatirkan oleh sejumlah negara di dunia. Sebab data warga mereka menjadi tidak aman lagi lantaran mereka mau memberikan data pribadi tanpa paksaan apapun.

Bahkan perusahaan analisis data Inggris, Cambridge Analytica, dituding telah memanen data sekitar 50 juta profil pengguna Facebook tanpa meminta izin guna membantunya dalam merancang software untuk melakukan prediksi serta mempengaruhi pemilu.

BACA JUGA: WhatsApp Kok Dilarang Berbagi Data dengan Facebook?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here