Begini Strategi Honor Kalahkan Mantan Perusahaan Induknya di Dunia Smartphone!

0
678
Honor
Copyright ©KOMPAS

Strategi Honor Kalahkan Mantan Perusahaan Induknya di Dunia Smartphone, Bagaimana?

Oketekno.com – Sebelum memutuskan untuk memisahkan diri, Honor merupakan salah satu bagian dari unit bisnis Huawei yang memang dikhususkan untuk pasar Smartphone. Selama ia berada di bawah naungan Huawei,  Honor memang dijadikan sebagai brand Smartphone.

Akan tetapi, manajemen pun memutuskan untuk memisahkan diri menjadi bagian lebih kecil dengan tujuan agar mereka bisa berkembang lebih leluasa lagi. Kemudian ia pun putus kerja sama dari Huawei dan resmi jadi salah satu pabrikan mandiri di dunia Smartphone.

Dalam memasuki pasar persigan dunia pastinya mereka harus menyiapkan langkah dan strategi secara matang untuk dapat berkompetisi. Terlebih untuk bisa menyaingi Huawei yang sejatinya memang sudah cukup lama mengenal seluk beluk Honor di dunia ponsel pintar.

BACA JUGA: Honor 9 Lite, View 10 dan 7X Resmi Rilis di Indonesia, Berapa Harganya?

George Zhao selaku presiden Honor mengatakan, bahwa untuk bisa bersaing dengan mantan perusahaan induknya itu, pihaknya telah menyiapkan beberapa langkah khusus. Salah satunya adalah perbedaan strategi komunikasi brand demi menyasar konsumen yang lebih spesifik.

Honor
Copyright ©KOMPAS

“Kami punya strategi dual-brand. Honor menyasar market anak muda. Kami percaya diri dengan strategi ini. Terbukti secara independen dan tidak bergantung dengan Huawei kami bisa berkembang,” Ungkap Zhao disela-sela acara peluncuran ponsel pintarnya yang diselenggarakan di Kuningan, Jakarta Selatan.

BACA JUGA: Huawei Honor 9 Lite, Smartphone Murah yang Resmi Hadir di Indonesia

Tidak hanya itu saja, Zhao mengatakan kalau perusahaannya ingin berfokus pada strategi penjualan secara online. Sebab ia melihat ada peluang besar yang bisa mereka dapatkan. “Brand Honor ini punya spirit untuk jiwa muda. Kami akan menggunakan lebih banyak pemasaran digital. Tentu ini dengan strategi komunikasi yang berbeda,” Kata Zhao.

Melihat kuatnya persaingan ponsel di Indonesia, namun hal itu bukan masalah besar bagi Zhao. Mereka sangat optimis dan bahkan telah menentukan target untuk bisa duduk manis di peringkat pertama di Indonesia dalam jangka waktu lima tahun kemudian.

Meski begitu, ia tidak ingin menganggap remeh persaingan di Tanah Air. Sebab ia paham kalau kepuasaan konsumen akan jadi tolak ukur utama dalam sebuah kesuksesan. Oleh Karena itu Zhao tidak akan main-main dalam menembus pasar Smartphone Indonesia.

Seperti yang diketahui, baru saja Honor meluncurkan tiga ponsel diantaranya 9 Lite dan Honor 7X untuk segmen kelas menengah dan Honor View 10 termasuk jajaran Smartphone flagship.

BACA JUGA: Oh, Ternyata Begini Trik Honor Lumpuhkan Xiaomi!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here