Samsung Galaxy S9 Indonesia Lebih Lemot dan Boros Baterei?

0
665
Spesifikasi Samsung Galaxy S9 Terbaru
Copyright©GsmArena

Samsung Galaxy S9 Kena “Nerf” Jadi Lemot dan Boros Baterei?

OKETEKNO.com –  Tidak sabar memang memiliki smartphone flagship idaman dari Samsung yakni Samsung Galaxy S9 versi Indonesia. Namun nampaknya kamu harus melakukan research ulang dengan pilhan ini, hal ini berkaitan dengan terungkapnay sebuah fakta baru yang mengatakan bahwa ada kekurangan besar dalam perangkat tersebut.

Menurut pada test ketahanan baterei yang dilkukan oleh PhoneArena, ternyata perangkat Samsung Galaxy S9 yang menggunakan processor Exynos 9810 memiliki daya tahan baterei yang kurang memuaskan.

Baca Juga: Peminat Samsung Galaxy S9 Lebih Tinggi Ketimbang Galaxy S8?

Berdasar pada daya baterei sebesar 3000 mAh, perangkat ini hanya mampu bertahan sampai dengan 7 jam 23 menit saja.

Hal ini sangat bertolak belakang dengan versi sebelumnya yakni Samsung Galaxy S8 yang memiliki besaran baterei yang sama. Perangkat lawas ini mampu bertahan sampai 8 jam 22 menit. Hal ini sungguh sangat mengejutkan dimana ada perbedaan ketahanan sampai 1 jam lebih atau terpaut 12 Persen lebih rendah.

Samsung Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus -
Copyright ©Nextren

Bagaimana hal ini bisa terjadi? Kembali mengutip dari laman PhoneArena, AnandTech menyatakan hal ini disebabkan oleh arsitektur chip Exynos itu sendiri, dia mengatakan bahwa adanya lonjakan daya dalam inti processor Exynos M3.

Samsung menggunakan sebuah firmware yang bertugas mencekik inti dari M3 guna berjalan di kecepatan 1,469 MHz saja. Selain itu firmware ini nantinya juga akan mengurangi control memori menjadi setengah kecepatannya.

Baca Juga: Ada Bug di Samsung Galaxy S9?

Hal ini walhasil menyebabkan kinerja processor generasi tersebut menjadi hanya secepat Exynos 8859 milik Galaxy S8. Oleh karenanya, kompleksitas inilah yang diduga menjadi melonjaknya daya yang masuk ke dalam Inti M3.

Selain diklaim akan menjadi boros, hal ini juga menyebabkan masalah lain bagi para penggunanya. Hal ini dikarenakan pemangkasan performa terjadi malah melebihi apa yang diinginkan Samsung.

Berkaitan dengan hal ini, performa Samsung Galaxy S9 akan semakin lambat kala digunakan oleh penggunanya.

Untuk informasi, Samsung Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus resmi diperkenalkan oleh Samsung bulan Februari. Duo Flagship ini memang punya processor berbeda, Untuk wilayah Amerika, China dan Jepang akan Menggunakan processor Snapdragon, Sedangan untuk wilayah lain menggunakan Exynos 9810.

Baca Juga: Dibandrol Rp 14.5 Juta, Berapa Harga Komponen Asli Samsung Galaxy S9+?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here