Kata Bos Lazada Mengenai Fenomena Smartphone “Gaib” Asus dan Xiaomi

0
856
Copyright ©Oketekno

Habisnya Ribuan Stock Zenfone Max Pro M1 dan Redmi Note 5 Jadi Perbincangan Hangat

Oketekno.com – Baru-baru ini tengah marak penyebutan nama Gaib terhadap beberapa perangkat Smartphone khususnya Asus Zenfone Max Pro M1 dan Xiaomi Redmi Note 5 yang selalu raib dalam waktu sekejap mata saja. Hal ini tidak lain dikarenakan oleh minatnya konsumen yang tinggi terhadap perangkat Smartphone tersebut yang harganya sangat terjangkau.

Mengenai hal tersebut, Bos Lazada bernama Achmad Alkatiri telah berkomentar mengenai kejadian ini menurut analisanya yang terjadi pada layanannya yang juga ikut serta dalam program flash sale kedua Smartphone tersebut. Ia telah mengatakan kalau stock yang disediakan oleh pihaknya untuk dipesan oleh para konsumen ini tidak pernah sedikit.

Simak Nih: Honor 7X Ludes Terjual Hanya Dalam 1 Menit di Lazada

Alkatiri mengungkap kalau Lazada selalu menyediakan ribuan Stock unit Smartphone. Selain itu ia juga menyatakan kalau dirinya tidak mengetahui pasti berapa jumlah stock yang tersedia untuk menjalani flash sale melalui layanannya, hal itu tergantung dari kesepakatan antara vendor dengan rekan e-commerce.

Xiaomi Redmi Note 5 30s
Copyright ©Oketekno Via Twitter

Salah satu dugaan terkuat yang menyebabkan perangkat Smartphone langka di pasaran adalah adanya para pemain tengkulak yang memesan produk besar-besaran melalui program flash sale ini dan nantinya akan dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi pastinya.

Ketahui Yuk: Oppo F7 Youth Edisi Spesial Sudah Bisa Dipesan di Lazada

Namun Achmad berkata kalau pihaknya saat ini jugas masih belum mengetahui apakah praktik ini benar adanya atau tidak pada setiap program flash sale. Akan tetapi Lazada berjanji kalau akan melakukan tindak lanjut mengenai permasalahan tersebut. Hal ini tidak lain berkat adanya bantuan algoritma khusus yang bisa mencegah pihak tertentu untuk memborong sejumlah produk.

Dengan adanya algoritma di Lazada inilah sering ada konsumen yang telah dibatalkan pemesanannya karena terdeteksi akan memborong produk tersebut. Tidak hanya itu, meski konsumen menggunakan perangkat dan akun berbeda, maka tetap bisa terdeteksi karena alamat pengirimannya sama sehingga bisa digolongkan sebagai pemborong.

“Yang di cancel itu biasanya konsumen yang melakukan pemesanan lebih dari satu. Kami memiliki fokus untuk end consumer, bukan reseller. Untuk itu, jika ada yang ngomel cancel, itu most likely order lebih dari satu.” Begitulah yang dikatakan oleh Achmad mengenai produk gaib Xiaomi Redmi Note 5 dan Asus Zenfone Max Pro M1.

baca juga: Hadir di Indonesia, Ini Dia Keunggulan dan Harga Xiaomi Redmi S2

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here