Facebook Rela Bayar Demi Dapatkan Privasi Penggunanya

0
680
Facebook Pay
Copyright ©InvestCorrectly

Facebook Beli Privasi Penggunanya

Oketekno.com – Hampir semua kalangan tentunya pasti tau kasus Cambridge Analytica yang terjadi pada pertengahan tahun 2018 kemarin. Ya, permasalahan ini mengancam keamanan privasi para pengguna Facebook di seluruh Dunia, terutama wilayah Amerika Serikat.

Pada saat itu, dikabarkan jutaan data privasi pengguna Facebook telah diserahkan kepada pihak ketiga demi mendapatkan keuntungan pribadi yang begitu menjanjikan. Namun sayang, hal tersebut malah menjadi petaka besar bagi raksasa sosial media tersebut, dan sekarang layanan besutan Mark Zuckerberg ini dalam masa pemulihan.

Simak Nih: Separuh Pengguna Facebook Disebut Akun Palsu, Begini Faktanya!

Namun, isu terkait ancaman privasi pengguna kembali mencuat dimana beberapa waktu terakhir ini diketahui kalau Facebook telah ketahuan memantau aktivitas sejumlah penggunanya dengan imbalan pembayaran secara berkala.

Facebook Mark
Copyright ©mercurynews

Para pengguna Facebook yang berusia 13 hingga 35 tahun telah diberikan tawaran US$ 20 atau setara Rp 282.000 per bulan, asalkan mereka mau segala aktivitas yang dilakukan di Smartphone miliknya sekaligus data pribadinya dipantau. Untuk beberapa data yang akan di monitor adalah pencarian website, informasi lokasi, pesan pribadinya di medsos, dan beberapa lagi lainnya.

Ketahui Yuk: 5 Strategy Jitu Facebook Agar Dipercaya Penggunanya Lagi

Sebagaimana informasi yang dilansir dari laman Techcrunch, para pengguna yang bersedia untuk dipantau ini harus memasang aplikasi pihak ketiga bernama Facebook Research, cara kerja dari aplikasi ini ialah melihat trafik jaringan melalui akses root yang diberikan. Dengan begitu, aktivitas internet pengguna dapat diketahui semuanya oleh raksasa sosial media tersebut.

Tentu saja, kinerja seperti ini telah dianggap oleh sebagian besar kalangan sebagai tindakan pemaksaan pencurian privasi pengguna. Namun pihak Facebook berkata lain dimana telah mengatakan kalau tujuannya menerapkan hal tersebut yakni “membantu memahami bagaimana orang menggunakan perangkat seluler mereka.”

Selain itu, juru bicara Facebook juga mengatakan kalau “Kami telah memberi informasi luas tentang jenis data yang kami kumpulkan dan bagaimana mereka dapat berpartisipasi. Kami tidak memberikan informasi ini dengan orang lain dan peserta dapat berhenti berpartisipasi kapan saja.”

baca juga: Cara Mengatur Ukuran Tebal Pen di Facebook Messenger

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.