Facebook Ingin Tiru WeChat, Tidak Banyak Iklan Tapi Lebih Menguntungkan

0
626
Facebook WeChat
Copyright ©thelowdown.momentum.asia

Facebook Tidak Bergantung Iklan Lagi?

Oketekno – Berjuang dan berjaya cukup lama, pada akhirnya pada tahun 2018 kemarin Facebook berhasil tumbang setelah diterpa permasalahan yang begitu serius. Kasus penjualan data kepada pihak ketiga membuat platform sosial media terpopuler di Dunia ini diprotes oleh sejuta umat di seluruh Dunia.

Penjualan data ini tidak lain dikarenakan raksasa sosial media yang bermarkas pusat di Amerika Serikat ini ingin mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Selain itu, pendapatan perusahaan juga begitu bergantung terhadap beragam iklan yang muncul di beranda FB para penggunanya. Dalam 1 hari, iklan yang muncul di linimasa pengguna sudah tidak dapat dihitung.

Simak Nih: Uji Coba Pembaruan, Aplikasi FB Jadi Polos Serba Putih

Beda dengan layanan WeChat yang dikembangkan oleh Tencent sejak tahun 2011, platform ini memiliki jumlah tayangan iklan yang sedikit, mungkin dalam 1 hari hanya muncul satu atau 2 iklan saja. Karena memang pihak pengembang tidak berfokus mendapatkan pendapatan dari tayangan iklan saja, melainkan berpikir kreatif dengan memanfaatkan layanan lain yang bisa dilakukan dengan aplikasi tersebut.

Facebook Ingin jIplak WeChat
Copyright ©The Verge

WeChat memiliki sistem pembayaran mobile dan kini sudah banyak pengguna yang memanfaatkannya di China. Melalui aplikasi ini, pengguna bisa berbelanja, bermain gim, bayar tagihan listrik, hingga memesan makanan. Dari sinilah pengembang WeChat mendapatkan keuntungan. Terlebih pemblokiran terhadap Facebook di Negara China, membuat layanan sosmed satu ini semakin merajalela di Negaranya sendiri.

Sebagaimana informasi yang dilansir dari laman India Express, banyak perusahaan teknologi di Silicon Valley yang bergantung terhadap iklan online untuk mendapatkan pendapatan dan menumbuhkan bisnisnya. Bahkan, beberapa dari perusahaan tersebut mengungkap kalau iklan online menjadi sumber kehidupannya di internet.

Namun, kalau rencana Zuckerberg ini nantinya benar terealisasi untuk membuat layanan Facebook menjadi multi fungsi dan tidak bergantung kepada iklan lagi, bisa saja menjadi inspirasi perusahaan lain di Silicon Valley untuk mengikuti langkah serupa. Disisi lain, kesempatan raksasa sosial media untuk mendapatkan keuntungan dari sistem pembayaran online ini juga besar, sebab penguasaan Negaranya yang jauh lebih banyak ketimbang WeChat.

baca juga: Facebook Hadirkan Fitur Baru Untuk Abadikan Seseorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.