Bukan PUBG, Tapi Pemainnya yang Harus Bijak, Setuju?

0
336
PUBG PS 4
Copyright ©dualshockers

Game PUBG Itu Tidak Salah

Oketekno – Akhir-akhir ini permasalahan game PUBG semakin marak, beberapa kali ada himbauan larangan bermain game Battle Royale tersebut karena dianggap membahayakan dan mencelakakan penggunanya. Bahkan beberapa wilayah di India telah memberlakukan peraturan keras terhadap game tersebut.

Kolumnis teknologi di PCMag bernama Jhinuk Sen telah mengungkap kalau game tidak perlu disalahkan seperti itu ketika terjadi dampak negatif, melainkan orang yang memainkan game tersebut. Di Negeri Taj Mahal tersebut juga sering kejadian selfie berujung maut, akan tetapi Smartphone tidak menjadi larangan di Negara tersebut.

Simak Nih: Tips Mudah Naik Rank di PUBG Mobile, yang Terakhir Mudah Banget Tapi Sayang!

“Ingat ketika ada argumen tentang kamera depan dan selfie menjadi masalah karena banyak kecelakaan di seluruh negeri? Seperti itulah pelarangan PUBG. Kamera depan tidak membunuh orang, tapi orang yang berpose di tempat berbahaya. Bukan kesalahan perangkatnya tapi kebodohan,” pungkasnya.

Loot Map Erangel PUBG Mobile
Copyright©MobiGyaan

Disisi lain, ia juga mengungkap kalau dilarangnya game itu malah membuat permainan semakin populer dan menjadi perbincangan hangat di semua kalangan. Berdasarkan informasi yang dilansir dari laman Livemint juga diungkap pendapat serupa dimana banyak game lebih sadis ketimbang PUBG, dan kalau memang game tersebut memicu kekerasan, terkadang pertandingan olahraga juga demikian.

Ketahui Yuk: Tencent Games Siapkan Fitur Anti Kecanduan Game, Seperti Apa?

Kalau masalah kecanduan, rokok juga bisa menjadikan ketagihan seseorang yang mengkonsumsinya dan tidak dilarang. Kalau melihat sisi positifnya, game PUBG malah bisa dijadikan sebuah kompetisi dan menjadikan pemainnya berpenghasilan. Mulai dari streamer hingga menjadi pemain Pro yang mengikuti segala macam turnament yang digelar.

Akan tetapi otoritas India memiliki pemikiran lain dimana game tembak-tembakan tersebut dianggap mengganggu anak dan remaja dalam pendidikan, tingkah laku, kesopanan, serta perkembangan mereka. Rohan Khaunte selaku pejabat Kementerian Teknologi Informasi di wilayah Goa mengungkap kalau permainan ini seperti iblis lantaran telah membuat anak tidak berkonsentrasi dalam belajar.

Sebenarnya kalau permasalahan seperti ini, dapat diatasi dengan kehadiran dan peran orang tua, dimana mereka dapat memberlakukan pembatasan terhadap permainan game. Mengatur hari dimana anak harus belajar dengan serius, dan kapan waktu mereka bersantai serta dapat memainkan game PUBG.

baca juga: Daftar Update Season 6 di PUBG Mobile, Senjata Hingga Kendaraan Baru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.