HP Nokia terdeteksi Kirim Data Penggunanya ke China, Ini Penjelasannya!

0
1484
Nokia 7 Plus
Copyright ©beebom

Nokia 7 Plus Alami Masalah

Oketekno – HMD Global menjadi perusahaan yang telah berjasa untuk mengangkat kembali popularitas brand Nokia melalui deretan Smartphone Android yang diluncurkannya. Beberapa waktu ini diketahui kalau perusahaan asal Finlandia tersebut cukup aktif untuk merilis perangkat terbarunya agar tidak kalah saing dengan brand lainnya.

Akan tetapi, baru-baru ini telah muncul permasalahan yang mengungkap kalau Smartphone Nokia 7 Plus diduga telah melakukan pengiriman data informasi tertentu ke server di China. Terkait hal tersebut, otoritas perlindungan data Finlandia akan menggelar investigasi terhadap Smartphone ini untuk mencari fakta kebenarannya.

Simak Nih: Nokia 9 PureView Masuk Indonesia? Begini Jawaban HMD

Untuk permasalahan tentang kebocoran data pengguna Nokia 7 Plus ini diketahui oleh lembaga penyiaran di Norwegia bernama NRK. Seorang pengguna telah melaporkan kalau Smartphone miliknya telah melakukan pengiriman data sensitif ke server yang berada di China. Dimana untuk data tersebut juga tidak dikunci sehingga pihak ketiga dapat dengan mudah membacanya, termasuk otoritas China sekalipun.

Nokia 7 Plus Depan
Copyright ©digitaltrends

Berdasarkan informasi yang dilansir dari laman detikINET, untuk data yang dikirimkan ini diantaranya yakni seperti IMEI, identitas BTS yang terkoneksi ke perangkat tersebut, nomor identifikasi SIM Card, dan juga nomor unik WiFi. NRK mengungkap kalau data tersebut telah dikirimkan ke domain yang ada di China dan dikendalikan oleh operator Telecom.

Mengenai permasalahan tersebut, pihak HMD Global telah menanggapi dan mengatakan kalau kejadian ini berkaitan dengan error software dan hanya terjadi pada 1 batch Nokia 7 Plus saja. Dan sekarang ini perbaikan software juga sudah dikirimkan kepada pengguna, serta kebanyakan dari mereka telah memasang pembaruan tersebut.

“Kami telah menganalisa kasus ini dan bisa mengkonfirmasi bahwa ada error di software di batch tunggal model ponsel itu, yang tanpa sengaja mencoba mengirim data aktivasi ke server asing. Data tersebut tidak pernah diproses dan tidak ada informasi pribadi yang dibagikan pada pihak ketiga ataupun otoritas,” ungkap HMD Global dalam forum XDA Developers. Selain itu, dipastikan kalau tidak ada data pribadi pengguna yang bocor dan terdampak dalam masalah ini.

baca juga: Nokia 3.1 Plus Resmi Diluncurkan di Indonesia, Dibanderol Rp 2.3 Jutaan!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.