Kepribadian WhatsApp Sudah Hilang, Kok Bisa?

0
355
Copyright ©Viralnesia

WhatsApp Tak Lagi Sederhana

Oketekno – Meski sudah diakuisisi dan saling bekerjasama selama beberapa tahun, akan tetapi hubungan antara WhatsApp dengan Facebook tidak berlangsung dengan mulus. Banyak sekali perselisihan yang terjadi, terutama beberapa waktu terakhir ini dimana timbul banyak permasalahan.

Brian Acton dimana merupakan salah satu pendiri layanan pesan instant WhatsApp seringkali melayangkan komentar buruk terhadap Facebook. Setelah kemarin menyuarakan untuk ‘delete Facebook’, kali ini diungkapnya jika identitas pesan instant paling populer di Dunia tersebut sudah hilang.

Simak Nih: Fitur Baru Messenger Ini Membuatnya Makin Mirip dengan W.A

Perlu diketahui bahwa Brian Acton dan Jan Koum selaku pendiri layanan pesan instant tersebut, tidak setuju dengan rencana raksasa sosial media itu yang mana ingin mengintegrasikan ketiga layanan populernya, yakni Facebook, WhatsApp dan juga Instagram.

WhatsApp New Code
Copyright ©Kaspersky Lab

“Kupikir identitas WhatsaApp memang sudah hilang dan itu dikarenakan para pendirinya sudah pergi,” seperti itulah yang diungkap Acton sebagaimana dilansir dari laman India Today. Perlu diketahui bahwa Brian Acton telah meninggalkan layanannya itu sejak akhir tahun 2017 karena ia tidak setuju dengan rencana monetisasi. Kemudian pada pertengahan tahun 2018 kemarin Jan Koum juga turut mengundurkan diri.

Ketahui Yuk: Kumpulan Shortcut Keyboard yang Mudahkan Kalian di WhatsApp Web

Dan tentu saja, dengan perginya kedua pendiri WhatsApp ini membuat Facebook makin leluasa dan bebas untuk mengolah layanan tersebut. Salah satu rencana terbesar Mark Zuckerberg yang tengah diusahakannya kali ini adalah merger layanan.

Berdasarkan informasi yang dilansir dari laman detikINET, ketika WhatsApp, Facebook, dan juga Instagram ini sudah digabungkan alias saling terintegrasi, maka pengguna akan bisa saling berkirim pesan lintas platform. Dan dikabarkan kalau proses inetegrasi ini bisa selesai pada tahun 2020 mendatang.

Disisi lain, layanan WhatsApp beberapa waktu terakhir ini juga dinilai sering mendapatkan pembaruan fitur, dan itu jauh berbeda dibanding awal akuisisinya oleh Facebook pada tahun 2014 silam. Memang sih dengan kehadiran fitur tersebut, pengguna bisa mendapatkan fungsi lebih banyak. Akan tetapi beberapa kalangan menilai kalau hal tersebut membuatnya tidak lagi sederhana.

baca juga: Tips Sederhana Kenali dan Mengatasi W.A yang Dibajak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.