Sony Tutup Pabrik Ponselnya di Negara Ini

0
1771
Sony Xperia XZ4 View
Copyright ©gsmarena

Tidak Ada Niat Jual Bisnis Ponselnya

Oketekno – Meski sudah berusaha sebaik mungkin untuk membuat bisnis Smartphone miliknya bangkit dan berjaya lagi, akan tetapi sayang Sony masih belum mendapatkan hasil memuaskan selama beberapa bulan terakhirnya ini. Meski kemarin lalu sudah meluncurkan Smartphone berlayar panjang Xperia 1, tapi masih belum mencolok di pasaran.

Dan belum lama ini ada informasi terbaru yang mengungkap kalau perusahaan asal Jepang itu telah menutup pabrik ponselnya yang ada di China, ini bertujuan untuk mengurangi biaya dalam mengangkat kembali bisnis Smartphone miliknya di tahun mendatang, bisa dibilang vendor tersebut ingin mengulanginya lagi dari awal.

Simak Nih: Harga Xperia L3 dan Spesifikasi, Phablet 5.7Inci RAM 3GB Sasar Segmen Mid-Range

Target terdekatnya yakni pada tahun 2020 perusahaan tersebut paling tidak sudah mendapatkan keuntungan dari bisnis Smartphone miliknya itu, meski harus menjual pabrik terlebih dahulu. Sebab, memang pasar ponsel Sony begitu buruk, dan kerugian fiskalnya mencapai US$ 863 di tahun ini.

Sony Xperia 1 Meluncur
Copyright ©GSMArena

Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh juru bicara Sony dan dilansir dari laman Reuters, keputusan untuk menutup pabrik ponselnya yang ada di China ini tidak berkaitan dengan permasalahan yang terjadi antara Amerika Serikat dan China soal perdagangan.

Ketahui Yuk: Harga Xperia 10 Plus dan Spesifikasi, Phablet 6.5 Inchi Snapdragon 636

Rencananya perusahaan tersebut akan menghentikan proses produknya pada akhir bulan Maret 2019 ini. Namun dalam pengumumannya kali ini tidak disebutkan berapa banyak karyawan yang akan di PHK karena penutupan pabrik tersebut. Kalau semua sepertinya tidak memungkinkan, pasti ada beberapa yang diambil atau dialihkan ke pabriknya di Negara lain jika bersedia.

Perlu diketahui bahwa selain China, Sony memiliki pabrik ponselnya di Thailand. Jadi, untuk kedepannya Smartphone akan diproduksi di Negara tersebut. Disisi lain, perusahaan asal Jepang ini memiliki rencana untuk menyerahkan produksinya sebagian ke pabrik lain, atau dikenal dengan istilah outsource.

Kalau berencana untuk menjual bisnis ponsel, tidak terpikirkan sama sekali oleh Sony. Sebab pihaknya yakin kalau bisnisnya ini akan semakin berkembang pesat seiring penerapan jaringan 5G yang semakin meluas dan semakin banyaknya perangkat teknologi yang terintegrasi dengan Smartphone.

baca juga: Sering Ciptakan Kamera Canggih Untuk Vendor Lain, Tapi Smartphone Sony Kok Gini?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.