Dipaksa! Akhirnya Facebook Mengubah Beberapa Kebijakannya

0
315
Copyright ©postplanner

Kebijakan Facebook di UE Berubah

Oketekno – Sejak tahun kemarin Facebook telah memulai permasalahan dengan pelanggaran-pelanggaran terkait hak privasi para penggunanya. Kasus terbesarnya dimulai dalam masalah Cambridge Analytica, dimana waktu itu jutaan akun pengguna dikabarkan telah bocor kepada pihak ketiga untuk kepentingan yang tidak dijelaskan secara terperinci.

Tidak berhenti di situ saja, berbagai macam permasalahan serupa juga menimpa sang raksasa sosial media tersebut, sehingga membuat reputasinya semakin menurun dari waktu ke waktu. Disisi lain, perusahaan yang dipimpin oleh Mark Zuckerberg ini terus mencari cara untuk mengembalikan kepercayaan penggunanya.

Simak Nih: Ini Dia Penyebab FB Disebut “Moralnya Bangkrut”

Dan baru-baru ini diketahui kalau perusahaan asal Amerika Serikat tersebut telah mengubah kebijakan privasinya. Akan tetapi untuk pengubahan ini dilakukannya karena landasan keterbatasan dimana Facebook harus mau untuk menyetujui kebijakan bisnis barunya di Uni Eropa.

Mark Zuckerberg Sedih
Copyright ©Variety

Sebagaimana informasi yang dilansir dari laman BGR, (10/4/2019), pihak Komisi Eropa pada hari Selasa (9/4/2019) kemarin telah mengungkap kalau “Facebook mengubah ketentuannya dan mengklarifikasi penggunaan data untuk konsumen setelah diskusi dengan Komisi Eropa dan otoritas konsumen.”

Ketahui Yuk: Cara Memblokir Orang yang Sering Mengganggu di FB

Berikut beberapa perubahan kebijakan yang telah diterapkan oleh Facebook di wilayah Eropa, yang mana akan diselesaikan pada akhir Juni 2019 mendatang.

  • Kebijakannya tentang pembatasan tanggung jawab dan sekarang mengakui tanggung jawabnya jika terjadi kelalaian, misalnya dalam hal data telah salah penanganan oleh pihak ketiga
  • Kekuatannya untuk mengubah syarat dan ketentuan secara sepihak dengan membatasinya pada kasus-kasus di mana perubahan tersebut masuk akal juga dengan mempertimbangkan kepentingan konsumen;
  • Aturan tentang penyimpanan sementara konten yang telah dihapus oleh konsumen. Konten tersebut hanya dapat disimpan dalam kasus-kasus tertentu – misalnya untuk memenuhi permintaan penegakan oleh otoritas – dan untuk maksimal 90 hari jika ada alasan teknis;
  • Bahasa yang menjelaskan hak untuk menarik pengguna ketika konten mereka telah dihapus.

Setelah menyetujui kebijakan baru tersebut, tentu saja pihak Facebook harus bersedia pula untuk berbagi data dengan Eropa tentang penggunaan data mereka untuk kegiatan profil maupun iklan bertarget, dan beberapa hal lainnya.

baca juga: Ratusan Juta Data Pengguna Facebook Bocor Lagi?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.