Ragukan Keamanan WhatsApp dan Telegram, Aplikasi Ini Malah Lebih Parah

0
584
WhatsApp Telegram
Copyright ©Dignited

Sejam Beroperasi Langsung Diretas

Oketekno – Belum lama ini telah beredar luas informasi yang mengungkap kalau pihak Pemerintah Perancis telah melakukan pemblokiran terhadap layanan pesan instant WhatsApp dan juga Telegram. Para pegawainya telah dilarang untuk menggunakan platform tersebut, dikarenakan masalah keamanan. Disebutkan kalau keduanya tidak menyimpan datanya pada server dalam Negeri.

Dikarenakan data pengguna yang dikirimkan ke server pusat Telegram dan WhatsApp, maka pemerintah Perancis khawatir akan peretasan dari pihak lain. Oleh karena itulah, Perancis belum lama ini telah memutuskan untuk menciptakan aplikasi pesan sendiri yang didukung dengan teknologi enkripsi end-to-end.

Simak Nih: Klik Tautan Verifikasi WhatsApp Ini Malah Bahayakan Akun

Sebagaimana informasi yang dilansir dari laman The Hacker News, untuk aplikasi pesan instant yang ditujukan menandingi keamanan kedua platform ternama itu dinamakan Tchap, diklaim aplikasi ini memiliki sistem keamanan lebih baik dibanding yang lain. Akan tetapi sayang, dalam 1 jam beroperasi sudah berhasil diretas layanan tersebut.

TChap Apps
Copyright ©The Hacker News

Namun peretasan ini tidak membahayakan karena yang melakukan adalah White Hacker, dimana ia cenderung menjadi sosok peneliti keamanan Perancis, ia adalah Robert Baptise alias Elliot Aldeson. Dikabarkan kalau dia telah mengunduh aplikasi Tchap dari Google Play Store. Akan tetapi ketika hendak mendaftarkan diri dengan alamat emailnya, didapati proses validasi error.

Ketahui Yuk: WhatsApp Tidak Mungkin Bernasib Tragis Seperti BBM, Masa Iya?

Pada dasarnya, aplikasi Tchap ini seharusnya membatasi pembuatan akun, sehingga tidak banyak orang yang bisa mendaftarkan diri di platform tersebut. Penggunanya nanti hanyalah anggota resmi pemerintahan saja, sehingga alamat email yang diperkenankan masuk seperti @gouv.fr atau @eysee.fr.

Akan tetapi Alderson telah memodifikasi alamat emailnya sehingga menjadi mirip dengan alamat email milik anggota pemerintahan, dan ini berhasil mengelabuhi sistem. “Aku memodifikasi email yang dipakai untuk pendaftaran ke fs0c131y@protonmail.com @presidence @elysee.fr. Aku menerima email dari Tchap dan bisa memvalidasi alamat akunku. (Dengan alamat tersebut) aku terdaftar sebagai karyawan Elysee dan memiliki akses ke ruang publik Tchap,” seperti itulah ungkap Aldeson.

Setelah menemui kejanggalan tersebut, Alderson memberikan pengumuman terhadap temuannya ini kepada tim Matrix, dan tidak lama setelahnya diluncurkan pembaruan dari aplikasi Android iOS yang diklaim lebih aman dari WhatsApp dan Telegram tersebut.

baca juga: Aplikasi Android yang Bisa Bikin WhatsApp Kalian Makin Keren

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.