Tujuan Karyawan YouTube yang Diam-Diam Bajak Internet Explorer

0
361
YouTube Secrett
Copyright ©Blue Atlas Marketing

Kejadian Diam-diam YouTube Berbuntut Positif

Oketekno – Sedikit pengetahuan saja bahwa YouTube ternyata pernah menjadi penyelamat bagi Microsoft dikala pada saat itu sulit untuk mengajak para pengguna beralih ke layanan browser lebih baru, untuk aplikasi browser yang dimaksudkan kali ini adalah Internet Explorer 6. Ya, pada bulan Juli 2009 silam, ketika pengguna membuka situs streaming media terpopuler di Dunia itu dengan menggunakan IE6, maka akan muncul banner yang memuat informasi penting.

Dalam banner tersebut telah tertuliskan kata yang memiliki arti sebagai berikut “Kami akan segera menghentikan dukungan untuk peramban Anda. Mohon Upgrade ke salah satu browser yang lebih modern ini,” dan dalam banner tersebut juga disertai beberapa aplikasi peramban lain dalam versi lebih baru seperti Firefox, Internet Explorer 8, Chrome, hingga Opera.

Simak Nih: YouTube Music Tawarkan Kemudahan Putar File Lokal di Smartphone

Namun hal tersebut ternyata dilakukan secara diam-diam tanpa meminta persetujuan dari pihak manapun, Microsoft maupun Google yang masih belum lama mengakuisisi YouTube. Dan setelah 10 tahun berselang, Chris Zacharias selaku mantan teknisi platform streaming media tersebut telah mengungkap rencana dari tim-nya melakukan penayangan banner pada saat pengguna membuka situsnya dengan IE6.

Tayangan Pemberhentian IE6
Copyright ©TheVerge

Melalui blog miliknya, Ia membeberkan kalau hal demikian dilakukannya karena aplikasi browser Internet Explorer sudah rilis sejak 2001, dan itu sudah cukup tua sehingga banyak permasalahan terkait kompatibilitas, sehingga team teknisi YouTube cukup repot mengurus browser tersebut. Dan pada tahun tersebut diketahui sebesar 18% masih menggunakan browser IE6.

Ketahui Yuk: Tidak Lama, Konten Premium YouTube Cuman Digratiskan di Waktu Berikut

“Teks (di banner) memang sengaja dibuat tidak jelas, begitupun dengan waktu pencabutan dukungan terhadap IE6 yang tak disebutkan. Kami harap sudah cukup menakuti pengguna untuk melakukan upgrade,” keterangan Zacharias. Meski awalnya hal tersebut dilakukan diam-diam dan ilegal, ternyata berdampak positif bagi kedua belah pihak.

Dalam waktu sebulan, jumlah pengguna Internet Explorer 6 berkurang hingga setengahnya. Melihat hal tersebut, pada akhirnya Zacharias bersama team mengungkap maksud dan tujuannya itu kepada manajemen YouTube. Walaupun dimulai dengan hal yang sembunyi-sembunyi, namun pada akhirnya kejadian tersebut menimbulkan hasil positif.

Tidak berhenti sampai disitu saja, melainkan banner yang serupa juga sempat ditemukan pada Google Docs dimana mengajak pengguna beralih ke versi browser lebih anyar. Kemudian pihak Microsoft selaku developer Internet Explorer 6 ternyata tidak menuntut kejadian yang seolah diskriminasi tersebut, melainkan perusahaan malah merayakannya karena tingkat adopsi IE6 turun drastis, sebab pengembang sendiri tahu kalau aplikasi browser miliknya itu penuh bug.

baca juga: 2 Aplikasi Android Terbaik Unduh Video YouTube

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.