Pengguna Harus Bijak, Facebook Masih Lemah Kalau Soal Ini

0
287
Facebook Hack
Copyright ©MakeUseOf

Facebook Teror Masih Marak Terjadi

Oketekno – Dikarenakan layanan Facebook ini sifatnya umum dan untuk siapa saja, maka konten yang tersebar di dalamnya juga beragam, contohnya saja seperti yang terjadi pasca Pemilu 2019 Indonesia ini, dimana pro kontra terhadap masing-masing paslon masih saja marak dimana-mana. Nah, akan tetapi yang menjadi persoalan disini berskala Internasional.

Pada hasil studi baru yang dilaporkan telah ditemukan kelompok-kelompok teroris aktif di layanan sosial media terbesar di Dunia itu. Dan ternyata tanpa sadar perusahaan juga telah menghasilkan konten teroris yang pada dasarnya terlarang oleh ketentuan konten yang dibuatnya.

Simak Nih: Sederet Bukti Nyata Jika Facebook Apk Menguping Obrolan Penggunanya

Untuk hasil penemuan ini telah didapatkan oleh National Whistleblowers Center setelah melakukan penelitian selama 5 bulan dengan cara melakukan analisa terhadap halaman yang memiliki 3.000 anggota, dimana untuk halaman Facebook ini sendiri juga memiliki hubungan terhadap organisasi teroris seperti ISIS ataupun al-Qaeda secara terbuka.

Facebook Terror
Copyright ©Shutterstock

Bukan cuman itu saja, laporan dari hasil studi ini juga telah mengungkap kalau sistem Facebook secara otomatis juga melakukan perayaan dan juga kenangan seperti biasanya terhadap halaman ekstremis seperti itu, dimana yang juga sudah mendapatkan banyak pengikut dan juga like. Akan tetapi saat ini, Whistleblowers Center telah membuat petisi terhadap Komisi Sekuritas dan Pertukaran AS.

“Upaya Facebook untuk membasmi konten teror telah lemah dan tidak efektif. Yang lebih memprihatinkan, Facebook sendiri telah menghasilkan dan mempromosikan konten teror dengan teknologi otomatisnya,” seperti itulah ringkasan eksekutif dari laporan tersebut sebagaimana dilansir dari laman Time.com.

Akan tetapi facebook telah mengatakan kalau pihaknya sudah membersihkan konten yang berkaitan dengan teror, dan hasilnya sendiri di tahun ini sudah lebih baik jika dibandingkan dengan dua tahun silam. Peningkatan ini telah didapatkannya setelah dilakukan investasi besar terhadap teknologinya. Meski demikian tidak sepenuhnya bersih ya guys, sehingga ketika kalian mengakses sosmed ini juga perlu bijak, jangan mudah terpengaruh sebelum tahu yang sebenarnya dan fakta-fakta lain.

baca juga: Kominfo Akui Sering  Ribut dengan Facebook Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.