Sudah Tau Sejak Awal, Facebook Malah Tutupi Masalah WhatsApp Ini

0
1091
Facebook WhatsApp
Copyright ©MSN

Facebook Sudah Tau Sejak Awal Bulan Kemarin

Oketekno – Sebagai platform yang menyangkut terhadap privasi penggunanya secara mendalam, setiap developer tentunya akan memberikan perlindungan keamanan data yang berkualitas. Selain Telegram, layanan pesan instant terpopuler di Dunia bernama WhatsApp pun juga mengungkap hal demikian, disebutkan kalau pihaknya telah menggunakan sistem paling aman dan personal.

Akan tetapi sayang untuk WhatsApp belum lama ini sistem enkripsinya sedang diadu oleh peretasan yang canggih. Dan ternyata melalui celah keamanannya, semua data pengguna bisa tercuri oleh pihak ketiga hanya melalui panggilan suara tak terjawab yang masuk ke akun W.A pengguna. Tentu ini menjadi sesuatu yang membahayakan sekali.

Simak Nih: WhatsApp Web Dapat Perlakuan Spesial di Aplikasi Browser Ini

Berdasarkan informasi yang telah beredar luas sejak kemarin, disebutkan kalau sistem peretasan ini merupakan buatan NSO, perusahaan penyedia solusi keamanan untuk pemerintah. Melalui Spyware ini, data pribadi pengguna seperti pesan pribadi hingga data lokasi kalian bisa diintai oleh pihak ketiga.

Tumbang
Copyright ©DW

Terkait masalah tersebut, Komisi Perlindungan Data Irlandia sendiri telah mengungkap kalau kerentanan keamanan yang tengah dialami oleh WhatsApp ini merupakan masalah yang sangat serius. Dan untuk masalah ini sendiri juga perlu dilakukan penyelidikan lebih lanjut, guna memastikan kalau lebih dari 1.5 miliar penggunanya tidak terdampak secara keseluruhan.

Ketahui Yuk: Kenapa Pengguna GBWhatsApp dan WhatsApp Plus Diblokir? Begini Penjelasannya

Menurut informasi yang dilansir dari laman Business Indisder, diungkap kalau pada dasarnya pihak Facebook sudah mengetahui tentang masalah peretasan ini sejak awal Mei 2019 kemarin, akan tetapi sang raksasa sosmed ini malah menutupinya, tidak mau mengungkapkan ke publik.

Perusahaan yang dipimpin oleh Mark Zuckerberg ini tengah berusaha sebaik mungkin untuk memperbaiki kerentanan ini, dan setelahnya baru mengumumkan secara luas. Diduga kalau Facebook memang pada saat itu tidak siap untuk mengumumkannya ke publik dengan landasan berbagai macam alasan.

Sekedar pengetahuan saja bahwasanya peretasan yang dialami oleh salah satu layanan milik Facebook ini telah disebarluaskan oleh Financial Times tidak lama setelah pembaruan aplikasi WhatsApp untuk pengguna iOS dan Android mulai diluncurkan. Namun dalam update itu tidak disinggung sama sekali soal keamanan.

baca juga: Awas! Data Kalian Bisa Tercuri Hanya Karena Telepon Via WhatsApp

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.