Bos Xiaomi Sebut Perusahaannya Beda Daripada yang Lain

0
975
Xiaomi Mi Phone
Copyright ©NewsBeezer

Hal yang Membuat Xiaomi Beda Ketimbang yang Lain

Oketekno – Berkat perjuangannya selama ini, akhirnya Xiaomi telah mencapai titik dimana tingkat kesuksesannya mulai didapatkan. Dimana dulunya sering kali menyebut kalau produk asal China itu rentan mengalami kerusakan ketimbang besutan perusahaan lain, telah hilang seiring berjalannya waktu, dan kini malah mereka mengandalkannya.

Meski sudah terbilang cukup sukses, akan tetapi Xiaomi akan terus melakukan inovasi dan strategi terbaru untuk menyasak pasar lebih luas, dan daya minat konsumen lebih besar. Disisi lain, disebutkannya oleh Lei Jun selaku petinggi perusahaan jika pihaknya itu sebenarnya berbeda dibanding vendor Smartphone lain. Selain itu, ia juga mengatakan kalau produknya lebih efisien.

Simak Nih: Duo Smartphone Xiaomi Pertama yang Bakal Dapatkan Android Q

Salah satu pencapaian terbesarnya terkait penerapan strategi yang berbeda ini ialah penggeseran brand Samsung di pasar Smartphone India. Hingga kini, perusahaan asal Korea Selatan itu masih belum mampu merebut kembali dari Xiaomi, meski sederet Smartphone murah Samsung sudah dirilis di Negeri tersebut.

Lei Jun CEO Xiaomi
Copyright ©REUTERS

“Kami adalah brand yang muda dan kami perlu belajar dari perusahaan seperti Samsung dan Apple. Ketika kami memasuki bisnis sekitar 9 tahun silam, tujuan kami adalah tidak hanya membuat ponsel yang bagus, tapi juga membuatnya terjangkau. Inilah bagaimana kami berbeda dari pembuat smartphone yang lain. Kami menjual dalam jumlah besar untuk membuat perangkat terjangkau dan mengembangkan e-commerce dan internet untuk memicu efisiensi operasional. Manufaktur lain tidak seefisien kami dalam hal operasional,” seperti itulah ungkap Lei Jun dalam sesi wawancaranya bersama Times of India.

Lalu dari segi finansial, disebutkan kalau Xiaomi terlalu murah untuk menjual Smartphone, sehingga pihaknya perlu untuk menggenjot bisnis lain agar pendapatannya bisa mencapai target yang diinginkan. Berdasarkan ungkapan Lei Jun, diketahui kalau dari bisnis Smartphone pihaknya cuman mengambil keuntungan tidak lebih dari 5% dari margin hardware, dan keuntungan bersih yang didapat kurang lebih 1% saja.

Dan di akhir keterangannya, Lei Jun memperkirakan kalau Xiaomi akan masuk dalam perusahaan besar di Fortune 500. “Ada kesempatan signifikan bahwa kami mungkin akan masuk perusahaan Fortune 500 tahun ini. Jika begitu, akan menjadi yang tercepat di dunia, hanya dalam 9 tahun.” Lantas, akankah Xiaomi terus bertambah jaya hingga pada akhirnya mampu mengimbangi Huawei yang sudah cukup tua dalam perangkat teknologi itu? Tunggu saja.

baca juga: Sudah Tersedia, Segini Harga Mi 9 SE di Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.