Inikah Penyebab Layanan WhatsApp Selalu Tidak Aman?

0
1739
WhatsApp MarketPlace
Copyright ©detikINET

Alasan WhatsApp Tidak Aman

Oketekno – Sebagian besar dari kalian sudah pada mengetahui kalau layanan WhatsApp merupakan layanan pesan instant terpopuler di Dunia, sederet platform yang sebenarnya sudah berdiri sebelumnya dilibas habis oleh platform milik Facebook satu ini.

Telegram menjadi salah satu pesaingnya yang begitu ketat, terutama masalah keamanan. Belum lama ini sang pendiri Telegram telah berkomentar tentang rentannya keamanan aplikasi perpesanan milik pesaing, disebutkannya kalau WhatsApp tidak akan pernah aman. Pernyataan ini dikeluarkannya setelah mengetahui kalau masalah Spyware yang bisa masuk dengan sangat mudah ke perangkat pengguna kemarin.

Simak Nih: Awas! Data Kalian Bisa Tercuri Hanya Karena Telepon Via WhatsApp

Bukan cuman melayangkan kritikan saja terhadap layanan WhatsApp, melainkan Pavel Durov juga mengungkap terkait penyebab masalah kurang amannya platform pesan instant tersebut. Ia mengatakan, permasalahan utamanya yakni terkait Facebook yang tidak mau berbagi kode sumber untuk layanannya.

Pavel Durov Telegram
Copyright ©Yahoo Finance

“Tidak seperti Telegram, WhatsApp bukan open source, jadi tidak ada cara bagi peneliti keamanan untuk dengan mudah memeriksa apakah ada backdoors dalam kodenya. WhatsApp juga tidak mau mempublikasikan kodenya, mereka melakukan hal yang sebaliknya,” seperti itulah yang dikatakan Durov sebagaimana dilansir dari laman Techzim.

Ketahui Yuk: Transaksi Crypto Termahal di Dunia Bisa Dilakukan Melalui Aplikasi WhatsApp

Dikatakannya kalau WhatsApp telah mengaburkan biner aplikasi miliknya sehingga tidak ada yang dapat mempelajari layanan tersebut secara menyeluruh. Kemudian kalau ada hacker yang berhasil menembus enkripsinya, pengembang menambahkan enkripsi lagi, dan dengan cepat juga berubah menjadi taktik pemasarannya.

Kemudian, Durov juga memiliki dugaan kalau perusahaan Facebook telah mengikuti permintaan AS untuk mengimplementasikan backdoors ke dalam layanan sosmed miliknya melalui proses rahasia. “Tidak mudah menjalankan aplikasi komunikasi yang aman di AS. Seminggu dihabiskan tim kami di AS pada 2016 untuk mencegah 3 upaya infiltrasi FBI. Bayangkan apa yang dapat terjadi 10 tahun di lingkungan itu terhadap perusahaan yang berbasis di AS,” begitulah ungkapnya.

Dan dalam keterangan lanjutannya, Durov mengungkap kalau WhatsApp juga telah berbagi informasi kepada pihak pemerintah Rusia, beda dengan Telegram yang dinilai jauh lebih aman sehingga layanannya itu malah dilarang untuk beredar luas di Negara tersebut.

baca juga: Keamanan WhatsApp Diragukan, Adakah Layanan yang 100% Aman?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.