Google Masih Lanjutkan Kerjasama dengan Huawei, Tapi

0
957
Nasib Huawei
Copyright ©CNBC Indonesia

Amerika Serikat Beri Kelonggaran Untuk Huawei

Oketekno – Beberapa waktu terakhir ini ramai diperbincangan terkait masalah pencabutan kerjasama dari pihak Google terhadap Huawei. Dan tentu saja berkat adanya persoalan tersebut, kedepan perusahaan asal China ini akan mengalami kesulitan untuk memberikan layanan terhadap penggunanya, sebab beberapa aplikasi bermanfaat seperti YouTube dan lainnya juga akan mendapatkan pemblokiran hak akses.

Akan tetapi belum lama ini masih ada angin segar bagi perusahaan dimana pemerintah AS telah memberikan masa tenggang yang lebih lama terhadap Huawei untuk bisa menikmati berbagai macam komponen serta suku cadang yang berasal dari Amerika Serikat, entah itu dalam bentuk perangkat keras ataupun perangkat lunak.

Simak Nih: Huawei Rilis Smartphone Pop-Up Perdananya yang Mirip Google Pixel, Harganya?

Menurut informasi yang dilansir dari laman CNBC, disebutkan kalau Google juga telah memberikan batas waktu 90 hari untuk terus menjalin kerjasamanya dengan Huawei, dan pihaknya juga berjanji akan memberikan pembaruan untuk perangkat Smartphone Android besutannya sampai tanggal 19 Agustus 2019 mendatang.

Google Huawei Smartphone
Copyright ©straitstimes

Namun Departemen Perdagangan AS telah mengungkap kalau pihaknya akan menentukan apakah kedepan bakal ada pengecualian sementara sehingga masa batasan bisa berjalan lebih dari 90 hari. Apapun yang terjadi, jelas nasib perangkat Huawei kedepan juga bakal mengalami perubahan cukup besar terutama untuk perangkat Smartphone baru besutannya.

Perlu diketahui bahwa Google melakukan ini semua dikarenakan mematuhi kebijakan pemerintah, dimana Huawei telah dimasukkan ke dalam daftar Entitas Biro Industri dan Keamanan (BIS) bersama 68 afiliasi lainnya. Sanksi tersebut berupa larangan perusahaan China untuk mendapatkan suku cadang dan komponen dari Amerika Serikat, tanpa mendapatkan lisensi dari pemerintah AS.

Kalau sampai permasalahan ini berlanjut, bakal ada kemungkinan ambisi Huawei untuk mengejar pangsa pasar Smartphone Samsung menjadi suram. Pasalnya, ketika memutuskan kerjasamanya dengan Google, maka perusahaan asal China ini seolah membangun pondasi software miliknya sendiri dari awal, dan konsumen membutuhkan penyesuaian terhadap perubahan tersebut. Kita lihat saja nasibnya kedepan.

baca juga: Putuskan Huawei, Google Disebut Bakal Rugi Sendiri?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.