Jawab Mark Zuckerberg Ketika Ditanya Kekuasaannya di Facebook yang Tak Terbendung

0
422
Copyright ©techadvisor

Mark Zuckerberg Punya Andil Besar di Perusahaan

Oketekno – Ketika mendengar nama Mark Zuckerberg, tentu sudah tidak asing lagi dikarenakan ia menjadi dalang berdirinya platform sosial media terbesar di Dunia, Facebook. Tidak hanya menjadi penciptanya saja, kali ini ia telah menjadi pimpinan tertinggi dari perusahaan yang bermarkas di Amerika Serikat tersebut.

Akan tetapi diberitakan kalau Mark Z ini memiliki ambisi yang besar, ia ingin memajukan berbagai layanan yang berada di bawah naungannya berdasarkan pemikiran pribadinya. Bahkan ia sendiri juga tidak gentar dengan berbagai macam usulan yang diajukan oleh petinggi platform WhatsApp ataupun Instagram, bahkan teman seperjuangannya sendiri juga demikian.

Simak Nih: Facebook Siapkan Fitur Baru Untuk Laporkan Bug, Cukup Goyangkan Smartphone

Dengan kepergian para pendiri WhatsApp dan juga Instagram, kini Mark Zuckerberg menjadi perhatian banyak pihak sebagai CEO Facebook, tidak terkecuali para pemegang saham yang menanam modalnya di perusahaan berdomisili AS tersebut.

Copyright ©The Verge

Sebagaimana informasi yang dilansir dari laman CNN, dalam rapat pemegang saham tahunan, investor Facebook telah mengajukan 8 proposal dimana beberapa diantaranya termasuk rekomendasi yang bertujuan membatasi kuasa Mark Z sebagai CEO perusahaan. Akan tetapi apa daya, seluruh proposal tersebut telah ditolak secara langsung.

Ketahui Yuk: Cuman Tambah Menu Baru, Facebook Tetap Biarkan Konten Hoax Tersebar?

Alasannya yakni Mark Zuckerberg memiliki saham Class B, dimana ia memiliki suara lebih banyak. Berkat saham tersebut, ia memiliki 10 suara dalam tiap sahamnya. Bukan cuman itu saja, Mark juga menjabat sebagai ketua dewan direksi perusahaan Facebook.

Dari beberapa proposal yang diajukan tersebut, salah satunya yakni memuat tentang penghapusan saham Class B, yang mana secara tidak langsung itu dapat memberikan batasan kuasa terhadap Zuck. Kemudian dalam proposal lain ada yang mengatakan untuk menempatkan anggota dewan direksi independen, tujuannya yakni agar kontroversi besar yang tengah dihadapinya beberapa waktu belakangan ini bisa diselesaikan dengan mudah.

Selain itu, ketika salah seorang investor bertanya mengenai proposal pembatasan kekuasaan ini pada Mark Zuckerberg, ia malah tidak menjawabnya dengan jelas, melainkan malah mengalihkan pembicaraan. “Saya rasa pertanyaan besar yang butuh kita jawab adalah: apa kerangka kerja yang tepat, apakah itu regulasi atau badan industri, yang memungkinkan kita untuk menyelesaikan isu spesifik yang kita hadapi.” Ungkap Zuck.

baca juga: Bukan Karena Sosmed Lain, Pengguna Facebook Pada Beralih Kesini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.