Bukan Apple yang Tersaingi, Inikah yang Ditakuti AS Sehingga Tekan Huawei?

0
2765
Huawei Phone
Copyright ©Daily Express

Perkembangan Huawei Bisa Tandingi Google

Oketekno – Beberapa waktu belakangan ini tengah hangat diperbincangkan kalau Amerika Serikat telah memberikan penekanan yang ekstrem terhadap perusahaan Huawei dan memasukkannya ke dalam daftar blacklist, sehingga hampir tidak dapat memproduksi perangkat teknologi baru lagi, terutama dalam industri Smartphone.

Ini telah terjadi dikarenakan Negeri Paman Sam tersebut tengah melakukan perang dagang terhadap pemerintah China. Akan tetapi apa yang melatar belakangi permasalahan tersebut sehingga AS begitu serius menghadapinya? Apakah karena Huawei berhasil unggul dalam bisnis Smartphone Dunia dari Apple?

Simak Nih: Nokia Malah Diuntungkan Karena Masalah Huawei, Kok Bisa?

Atas kejadian ini tentu saja raksasa perusahaan asal China ini cukup kewalahan untuk menghadapinya dan tetap mempertahankan bisnisnya untuk beberapa waktu kedepan. Hal ini dikarenakan sejumlah mitra besar seperti ARM, Panasonic, hingga lisensi Android juga telah dicabut.

Banner Iklan Huawei
Copyright ©Yahoo Finance

“Kebanyakan perusahaan teknologi yang terlibat di sini adalah korban dari perang yang lebih besar. Mungkin ada alasan valid mencekal Huawei dari jaringan 5G negara barat. Tapi menyerang bisnis smartphone dan laptop Huawei tak ada atau sedikit hubungannya dengan 5G. Jadi kenapa? Satu kemungkinan adalah murni soal dominasi komersial. Semua perusahaan teknologi besar dunia Barat berbasis di AS. Perusahaan yang mungkin menantang berbasis di China. Huawei pun mungkin tumbuh hingga Google terlihat seperti kurcaci. Jadi, lebih baik menjegalnya sekarang sebelum dapat kesempatan,” seperti itulah pernyataan dari kolumnis teknologi media Guardian, John Naugthon.

Ketahui Yuk: Inikah Cadangan Huawei Jika Sudah Dilarang Pakai Play Store Lagi?

Jadi, bukan dikarenakan oleh Apple yang berhasil disalip oleh Huawei untuk pemasaran Smartphone Global saja, melainkan perusahaan teknologinya yang lebih besar, yaitu Google dimana dianggap mulai terancam dengan perkembangan perusahaan asal China ini yang semakin besar seiring berjalannya waktu.

Tidak hanya itu saja, John Naugthon juga telah mengungkap kalau saat ini Dunia kembali terbelah dimana kalau dahulu merupakan pertempuran superpower yang terjadi antara AS dengan Uni Soviet. Sekarang ini tengah terjadi perang teknologi antara AS dengan China. Perkembangan teknologi Huawei dan perusahaan asal China lainnya yang begitu pesat sepertinya sukses membuat AS gusar.

Sebenarnya China sendiri juga tidak tinggal diam dimana salah satu Negara besar di Asia ini juga telah melakukan serangan balasan, yakni menyetop supply logam tanah jarang, dimana ini sangat krusial bagi industri pertahanan AS, karena bahan tersebut menjadi salah satu komponen produksi utamanya untuk menciptakan senjata tempur.

baca juga: Masalah Huawei Buat Situs Ini Jual P30 Pro Dibawah Rp 2 Juta

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.