Sederet Tanda Buruk yang Menghantui Facebook

0
1692
Facebook sosmed
Copyright ©thenextweb

Facebook Alami Penurunan Aktivitas Pengguna

Oketekno – Layanan sosial media Facebook beberapa waktu terakhir ini terus dilanda keterpurukan terutama tentang masalah keamanan data penggunanya. Masalah tersebut timbul setelah kasus besar Cambridge Analytica menghampiri platform sosmed terbesar di Dunia itu tahun kemarin.

Dikarenakan masalah tersebut, jumlah penggunanya sendiri mengalami penurunan yang sangat drastis, sebagian besar penggunanya di Amerika Serikat telah memutuskan untuk beralih ke platform lain. Apakah cuman itu hal buruk yang terjadi pada layanan besutan Mark Zuckerberg ini? Tentu saja tidak.

Simak Nih: Segera Rilis, Mastercard Hingga Uber Dukung Kehadiran Crypto Facebook

Sebagaimana dilansir dari laman Guardian, dilaporkan sejak bulan April 2018 silam, tindakan pengguna Facebook untuk memberikan like, share, dan juga postingan telah mengalami penurunan hampir 20%. Memang untuk grafik mengalami naik turun, akan tetapi untuk takarannya sudah tidak lagi seperti dahulu sebelum kasus CA terjadi.

Mark Z
Copyright ©Threatpost

Beberapa bulan setelah kasus Cambridge Analytica terjadi, atau tepatnya di bulan September 2018 dikabarkan Facebook mendapati kebocoran data lagi yang melibatkan sebanyak 50 juta akun. Kemudian pada bulan November kemarin, perusahaan asal Amerika Serikat itu mengaku kalau pihaknya menyewa Public Relation untuk melancarkan serangan terhadap miliarder George Soros, dan mengalami kegagalan juga untuk mencegah maraknya konten terkait pembersihan etnis di Myanmar.

Meski demikian, pengguna Facebook ternyata masih terus mengalami pertumbuhan, dan statistik dari Facebook sendiri dilaporkan telah mengalami peningkatan pengguna aktif bulanannya. Dengan demikian bisa disimpulkan kalau sebagian besar pengguna tidak menghapus akun mereka, melainkan mengurangi aktivitas mereka di sosial media terbesar di Dunia ini.

Dari laporan eMarketer, dikabarkan kalau Facebook telah mengalami penurunan di Amerika Serikat yang mana di tahun 2017 kemarin rata-rata penggunaan layanannya mencapai 41 menit per harinya, sekarang tinggal 38 menit dalam sehari. Meski demikian, tidak perlu ragu bagi perusahaan sebab pihaknya masih memiliki layanan Instagram yang terus mengalami perkembangan beberapa waktu terakhir ini.

baca juga: Facebook Hadirkan Fitur Untuk Donor Darah, Begini Cara Daftarnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.