Gunakan Cara Cerdik, Sederet Perusahaan AS Ini Tetap Aman Jual Komponen ke Huawei

0
951
Huawei Logo on Smartphone
Copyright ©Tek

Huawei Tetap Bisa Kerjasama dengan Sejumlah Perusahaan AS

Oketekno – Seperti yang diberitakan beberapa waktu terakhir ini dimana Amerika Serikat telah memutuskan untuk memasukkan Huawei ke dalam daftar blacklist, sehingga perusahaan asal China ini tidak dapat menggunakan berbagai macam komponen dari perusahaan yang berasal dari Negaranya.

Meski demikian, ternyata masih ada loh beberapa perusahaan asal Amerika Serikat yang telah menerapkan cara cerdik untuk mengakali hal tersebut. Dengan demikian, pihaknya masih bisa menjalin kerjasama dengan Huawei secara lancar dan aman, tanpa harus melakukan pelanggaran terhadap peraturan pemerintah setempat.

Simak Nih: Huawei Mate X Dipastikan Sudah Ada September Mendatang

Dari informasi yang dilansir dari New York Times, dikatakan kalau perusahaan yang bergerak dalam industri chip asal AS masih menjual produk terhadap Huawei dengan nilai Jutaan dolar. Untuk pengiriman produk ini bahkan sudah dilakukannya sejak 3 pekan yang lalu.

Logo HUawei
Copyright ©CNBC Indonesia

Cara yang digunakan oleh Intel dan Micron untuk lolos dari pembatasan Amerika Serikat terhadap vendor Huawei ini ialah menggunakan teknik pelabelan produk yang diproduksi di mancanegara. Sebab, untuk label mancanegara ini tidak selalu buatan Amerika, sehingga ini tidak melanggar peraturan pemerintah setempat.

Ketahui Yuk: 3 Smartphone Huawei Ini Dipastikan Dapat Update Android Q

Berkaitan dengan informasi tersebut, Sanjay Mehrotra selaku CEO Micron telah mengatakan kalau pihaknya telah menjual kembali komponennya ke Huawei berdasarkan peraturan yang diberlakukan oleh Pemerintahan setempat. “Ada ketidakpastian soal situasi Huawei,” seperti itulah keterangan singkatnya sebagaimana dilansir dari media CNET.

Kemudian John Neuffer selaku Presiden Semiconductor Industry Association, telah mengatakan “Setelah berdiskusi dengan pemerintah AS, jelas bahwa saat ini beberapa item dapat disuplai ke Huawei yang konsisten dengan regulasi. Setiap perusahaan terdampak secara berbeda-beda berdasarkan produk spesifik mereka serta rantai suplai dan setiap perusahaan harus mengevaluasi bagaimana cara terbaik melakukan bisnis dan tetap patuh aturan.”

Dari sini kita dapat mengetahui kalau Amerika Serikat tidak bisa dengan mudah untuk membatasi serta mengisolasi Huawei yang tengah mengalami masa perkembangan terbaiknya ini. Kabar baik sebelumnya yakni, Google juga telah memberikan masa tenggat waktu untuk lisensi Android hingga Agustus 2019 mendatang.

baca juga: Huawei Rilis Jadwal Update EMUI 9.1 Untuk 5 Smartphone Ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.