Sering Dikomentari, Akhirnya Facebook Buka Suara

0
947
AI Facebook Video
Copyright ©Recode

Facebook Tanggapi Komentar Negatif yang Berdatangan

Oketekno – Tidak hanya karena jumlah penggunanya yang sangat banyak, melainkan berbagai macam masalah yang menimpa layanan sosial media Facebook juga ikut menjadi perbincangan hangat publik dan dikomentari. Dan belum lama ini ada tanggapan dari salah satu petinggi Facebook, Nick Clegg.

Nick Clegg yang menjabat sebagai Eksekutif Facebook sekaligus mantan Deputi Perdana Menteri Inggris ini telah mengatakan kalau orang-orang terlalu berlebihan dalam memberikan reaksi terhadap dampak buruk media sosial. Kalau hal ini terus diberikan, maka aspek positif dari suatu layanan jejaring sosial akan mengalami kerusakan.

Baca Juga: Layanan Facebook Sering Ditimpa Masalah, Tapi Libra Diklaim Aman?

Kemudian dalam sela pidatonya di Berlin, Jerman kemarin, ia juga mengatakan tentang perlawanannya terhadap “Tech Lash”. Perlu diketahui bahwa tech lash ini merupakan gelombang peningkatan pengawasan terhadap perusahaan teknologi, seperti Facebook ini salah satunya. “Kami hampir saja menghamburkan kebaikan media sosial dengan bereaksi berlebihan terhadap keburukan media sosial,” ungkapnya.

Facebook Phone
Copyright ©Entrepreneur

Seperti yang kalian ketahui bahwa selama 2 tahun terakhir ini layanan sosial media terbesar di Dunia itu telah mengalami berbagai macam permasalahan, terutama menyangkut tentang masalah priivasi penggunanya. Dan kasus yang paling besar yakni Cambridge Analytica dimana melibatkan puluhan juta akun dalam kebocorannya.

Baca Juga: Fakta-Fakta Soal Crypto Facebook yang Menghebohkan Publik

Bukan cuman itu saja, ada beberapa permasalahan lain yang dibahas oleh Clegg dalam keterangannya kemarin, “Ada juga tuduhan memanipulasi warga negara, memanipulasi pemilihan dan menghancurkan institusi demokrasi kita,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, ia mengatakan tentang kekhawatirannya terhadap layanan sosial media Facebook ini. Ia menjelaskan kalau reaksi berlebihan terhadap dampak negatif media sosial ini malah akan membentuk fobia terhadap penggunaan sosmed.

Pihaknya sampai saat ini terus mengusahakan keamanan privasi pengguna yang lebih baik, peningkatan keamanan terus diberikan terhadap layanan sosmed terbesar miliknya itu. Terlebih di masa mendatang juga akan diterapkan proyek besar, yakni integrasi WhatsApp dan Instagram. Tentu ini bukanlah perkara mudah yang harus ditanggung oleh perusahaan.

baca juga: Status WhatsApp Nantinya Bisa Muncul di Facebook dan Instagram

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.